Berawal Dari Sakit Hati, Cewek Asal Maroko Ini Bunuh Pacarnya Dan Dimasak Jadi Nasi Kebuli!

Berawal Dari Sakit Hati, Cewek Asal Maroko Ini Bunuh Pacarnya Dan Dimasak Jadi Nasi Kebuli!

Pacar yang sakit hati tuh emang harus diwaspadai. Bukan nggak mungkin lho dia melakukan hal-hal kejam pada kekasihnya. Kamu sendiri pasti udah sering nonton berita tentang kekerasan atau pembunuhan pasangan. Ternyata yang ada di berita tuh emang beneran bisa jadi kenyataan lho. 

Di Uni Emirat Arab ada lebih gokil lagi. Seorang cewek asal Maroko ditangkap Kepolisian Al Ain dengan tuduhan membunuh pacarnya. Nggak cuma itu, ternyata tubuh pasangannya ini dimutilasi dan dimasak!

Ilustrasi pembuhuhan (bbc.co.uk)

Kejadian ini sebenarnya udah cukup lama, sekitar November 2018. Jadi saat itu keluarga korban mulai curiga dan melaporkan orang hilang ke kepolisian. Lalu, saudara si korban ini mendatangi rumah pelaku. 

Saat menanyakan keberadaan korban, pelaku mengaku tidak tahu dan bilang kalau udah lama mengusir korban dari rumahnya. Di sana, saudara korban ini ngerasa curiga sama si pelaku dan menggeledah rumahnya. 

Nggak, mereka nggak menemukan si korban di rumah pelaku. Saudaranya ini malah nemuin gigi manusia di blender milik pelaku. Gigi tersebut pun dibawa pulang untuk dilakukan tes DNA. 

Hasilnya? Yup, gigi tersebut memang milik korban. Si pelaku pun akhirnya diseret ke kantor polisi. Ia pun mengakui perbuatannya dan bilang ke polisi kalau udah membunuh pacarnya tiga bulan yang lalu.

Ilustrasi pembuhuhan (hasznaldfel.hu)

Pembunuhan ini berawal dari rasa sakit hati karena si pacar mutusin hubungan mereka. Nggak cuma itu, korban juga bilang kalau dia bakalan nikah sama cewek lain. 

Mendengar pengakuan korban, pelaku berusia 30 tahun ini pun murka. Dia ngerasa sangat sakit hati. Apalagi udah selama tujuh tahun mereka hidup bareng dan semua kebutuhan finansial korban ditanggung oleh pelaku. 

Saking geramnya, si cewek pun langsung ngebunuh pasangannya. Niat awal sih mayatnya ingin dibuang. Pelaku sempat minta bantuan seorang teman untuk membantu ngebuang mayat korban. Sayangnya, si teman ini menolak. 

Karena nggak mungkin terus menerus menyimpan mayat, akhirnya tercetuslah ide untuk mutilasi dengan mencacah-cacah tubuh korban.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"