Benarkah Menangis Lama Bisa Bikin Berat Badan Kita Turun? Ini Kata Ahli

Benarkah Menangis Lama Bisa Bikin Berat Badan Kita Turun? Ini Kata Ahli

Menangis adalah salah satu respons alami tubuh terhadap emosi yang intens. Beberapa orang mudah menangis, sementara yang lain tidak terlalu sering menahan air mata. 

Setiap kali kamu menangis karena perasaan yang meluap-luap, kamu menghasilkan apa yang disebut “air mata psikis”. Air mata psikis mengubah respons psikologis menjadi respons fisik.

Sinyal otak, hormon, dan bahkan proses metabolisme semuanya dipengaruhi oleh pelepasan air mata psikis. Baru-baru ini, para peneliti penasaran untuk melihat apakah dampak tersebut memiliki efek jangka panjang dan lebih luas pada tubuh setelah kamu menangis.

Karena menangis membakar sejumlah kalori, melepaskan racun, dan menyeimbangkan hormon, beberapa orang mulai menduga bahwa sering menangis bahkan dapat membantumu menurunkan berat badan.

Pria yang menangis (shutterstock.com)

Berduka atas orang yang dicintai, putus cinta, dan mengalami gejala depresi adalah beberapa penyebab umum sering menangis. Saat kamu mengalami emosi yang intens, kamu mungkin memperhatikan penurunan berat badan yang mungkin terjadi. 

Kemungkinannya, penurunan berat badan yang disebabkan oleh kesedihan dan depresi lebih erat kaitannya dengan hilangnya nafsu makan dibandingkan dengan menangis.

Meskipun menangis memang membakar sejumlah kalori, kamu harus menangis berjam-jam, berhari-hari, untuk membakar jumlah kalori yang sama dengan berjalan cepat. 

Menangis diperkirakan membakar jumlah kalori yang kira-kira sama dengan tertawa – 1,3 kalori per menit, menurut sebuah penelitian. Itu berarti bahwa setiap 20 menit sesi menangis, kamu membakar 26 kalori lebih banyak daripada yang bisa kamu bakar tanpa air mata. Tidak banyak ternyata ya?



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"