Beda Usia 65 Tahun, Kakek Ini Nikahi Gadis dengan Uang Segepok

Beda Usia 65 Tahun, Kakek Ini Nikahi Gadis dengan Uang Segepok

Usia kadang tak menjadi alasan seseorang untuk menikah. Begitu juga dengan harta. Gadis 22 tahun ini punya cerita tentang perpaduan kedua hal tersebut.

Jika cinta sudah datang, usiapun hanya sebatas angka. Seperti yang dialami sepasang kekasih asal Tegal, Jawa Tengah ini. Seorang gadis usia 22 tahun dengan nama panggilan Dik Nur, menerima pinangan dari pujaan hati bernama Mbah Dirgo.

Yups, mempelai laki-lakinya itu seorang kakek-kakek yang berbeda 65 tahun dengan usianya. Jadi sang kakek sekarang usianya 88 tahun, kurang lebih. Mungkin jika kakek tersebut punya cucu, Dik Nur ini jelas seumuran dengannya.

Pernikahan beda usia 65 tahun (Instagram @yuni_rusmini)

Baik Dik Nur maupun Mbah Dirgo sama-sama orang Tegal. Di hari pernikahan mereka, suasana kampung tampak ramai sekali. Terutama di sekitar rumah mempelai. Tak hanya tamu undangan, warga sekitar juga datang untuk menyaksikan pasangan unik yang satu ini.

Hebatnya, tak ada kegugupan bagi mereka berdua saat melakukan janji suci pernikahan. Keduanya nampak mantap bahwa ikatan ini akan langgeng selamanya. Sepertinya cinta memang mengikat kedua insan ini seperti karet gelang untuk nasi padang dibungkus.

Pernikahan beda usia 65 tahun (Instagram @yuni_rusmini)

Dengan besarnya perhatian masyarakat, justru kesederhanaan ditampilkan oleh suami istri ini. Mbah Dirgo tampak nyaman mengenakan setelah jas biru dongker. Sedangkan Dik Nur mengenakan gaun berjilbab warna kuning keemasan yang tampak anggun sekaligus bersahaja.

Selesai ijab selesai dilakukan, mereka pun tak lupa berfoto berdua untuk mengabadikan momen bersejarah ini. Mbah Dirgo terlihat sangat menyayangi Dik Nur, ia bahkan menyempatkan diri untuk mencium keningnya dan momen ini tak bisa dilepaskan begitu saja oleh kameramen.

Pernikahan beda usia 65 tahun (Instagram @yuni_rusmini)

Tetapi ikatan pernikahan tidak hanya soal cinta saja. Karet untuk mengencangkan sejoli dalam biduk rumah tangga tentu saja adalah materi. Periuk tak boleh kosong dan pakaian tak selamanya awet.

Untuk itu Mbah Dirgo menyerahkan sejumlah uang untuk Dik Nur sebagai mas kawin. Jika sejumlah terdengar biasa saja untuk menunjukan rasa cinta Mbah Dirgo, mungkin segepok uang akan membungkam semua anggapan nyinyir masyarakat.

Uang segepok ini disimpan di dalam loket berwarna pink dan diserahkan kepada Dik Nur. Setelah menerima uang ini, Dik Nur lantas meraih tangan Mbah Dirgo lantas menciumnya dengan khidmat. Ah... indahnya tindak tanduk kedua pasangan ini.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"