Tinder Luncurkan Versi Ringan, Targetnya Jomblo di Negara Berkembang

Tinder Luncurkan Versi Ringan, Targetnya Jomblo di Negara Berkembang

Para jomblo di negara berkembang dengan keterbatasan internet dan smartphone menengah ke bawah bisa menikmati Tinder untuk mencari pasangan melalui Tinder Lite.

Berkencan itu berat. Maka untuk membantu para jomblowan dan jomblowati, Tinder akhirnya menawarkan versi ringan dari aplikasi mencari teman kencan milik mereka. Perusahaan ini secara resmi meluncurkan Tinder Lite untuk Android. Versi ini dirancang untuk para jomblo yang tinggal di daerah dengan internet terbatas dan memiliki ponsel yang murah.

Versi ini masih memiliki pencocokan berbasis swipe yang familiar, obrolan, "super likes" dan fitur berbayar seperti melihat semua orang yang menyukai profil kita. Sebagian besar, versi ini bisa dikatakan sebagai aplikasi yang lebih ramping yang tetap dapat bekerja maksimal dalam kondisi yang kurang ideal.

Tinder (engadget.com)

Saat ini, batasan utamanya adalah kalian tidak dapat meningkatkannya ke Tinder Plus atau Gold dari dalam aplikasi. Jika kalian sudah memiliki akun, kalian bisa langsung terhubung ke dalam tetapi tidak bisa mengatur preferensi pilihan teman kencan baru. Kalian harus menyetingnya dengan aplikasi reguler jika ingin menemukan seseorang yang istimewa dengan profil yang kalian inginkan.

Tinder di Indonesia sendiri menampilkan grafik yang meningkat. Lebih dari 50% orang Indonesia yang disurvei oleh sebuah lembaga mengaku percaya bahwa mereka bisa menemukan jodoh hidup melalui situs pencari teman kencan seperti Tinder. Padahal infrastrutur internet di Indonesia belum maksimal dan pemilik ponsel menengah ke bawah pun tidak sedikit.

Tinder date (cheezburger.com)

Versi ringan dari splikasi ini tersedia untuk pra-register sekarang. Tetapi kalian mungkin harus masih menunggu beberapa saat untuk mencobanya. Tinder Lite akan melakukan debut di Vietnam dalam "minggu-minggu mendatang," dan gelombang awal peluncuran akan fokus pada bagian Asia Tenggara dan Amerika Selatan. 

Seperti Spotify Lite dan aplikasi ramping lainnya, tidak ada keinginan nyata untuk merilisnya di negara-negara di mana LTE berlimpah dan ponsel kelas atas ada di mana-mana. Ini adalah tentang memperluas jangkauan layanan kepada orang-orang yang akan mempertimbangkan aplikasi alternatif atau menemukan pasangan dengan cara kuno.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"