3. Stres dan Tekanan Hidup Baru
Pernikahan sering membawa perubahan besar dalam hidup, termasuk stres dan tekanan yang lebih besar dalam hal keuangan, pekerjaan, atau dinamika keluarga yang baru. Tekanan ini bisa membuat seseorang lebih rentan terhadap tingkah laku yang terlihat bawel.
Selain itu, seiring dengan peran baru sebagai istri, ada kecemasan internal dalam menjalankan peran tersebut dengan baik. Hal ini bisa membuat seseorang menjadi lebih cemas dan fokus pada detail tertentu, yang bisa diinterpretasikan sebagai bawel oleh pasangan.
4. Mengatasi Perbedaan dan Konflik
Ketika menikah, pasangan harus mengatasi perbedaan dan konflik yang mungkin tidak terjadi sebelumnya. Ini bisa memunculkan situasi di mana salah satu pasangan mencoba menekankan hal-hal tertentu, yang bisa dianggap bawel oleh pasangan lainnya.
Setiap hubungan memiliki dinamika uniknya sendiri, dan faktor-faktor yang menyebabkan seseorang terlihat bawel setelah menikah dapat berbeda-beda. Selain faktor-faktor di atas, mungkin ada penyebab lain yang membuat istri jadi bawel. Apakah kalian juga mengalami hal sama seperti Uya Kuya dan Astrid?