EXO sedang diterpa kabar buruk. Salah satu personelnya digosipkan tidak memperpanjang kontraknya. Diduga karena masalah personal yang membuat DO nggak bisa pacaran.

Sebuah rumor kurang sedap menimpa personel boyband EXO asal Korea Selatan. Salah satu membernya bernama Doh Kyung Soo atau yang biasa dikenal DO EXO dikabarkan tidak memperpanjang kontrak di grup yang membesarkan namanya selama bertahun-tahun. 

Rumor tak sedap ini pertama kali didengar melalui media yang bernama The Asia Business Daily. Di sana disebutkan bahwa DO memutuskan untuk tidak melanjutkan kontraknya dengan SM Entertainment.

Do Kyung Soo atau DO EXO (asianjunkie.com)

“Diketahui bahwa semua anggota EXO kecuali Doh Kyung Soo (DO) telah setuju untuk memperbaharui kontrak mereka. Namun, DO akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan (dengan SM) setelah banyak merenungkan kontraknya,” kata media The Asia Business. 

Rumor hengkangnya DO dari EXO pun langsung membuat para penggmar musik K-Pop, terutama para EXO-L (fans EXO) terkejut. Memang sempat muncul keraguan dari diri DO terkait pekerjaanya dan kehidupan pribadinya.

Pada sebuah wawancara, ia sempat mengatakan bahwa pekerjaan mengganggu kehidupan pacarannya.

"Pekerjaan sangat penting, begitu juga cinta. Tapi, aku benar-benar nggak punya waktu. Pasti menyenangkan jika bisa pacaran tapi banyak hal yang aku lakukan sampai nggak bisa membayangkan punya waktu buat kencan. Dan sebagai pubik figur, sangat menguntungkan bagiku dengan kesibukan itu (sehingga nggak perlu berpikir untuk pacaran)," jawab DO seperti yang dilansir dari Allkpop.

EXO besutan SM Entertainment (supchina.com)

Namun, kabar miring ini ternyata langsung dibantah oleh pihak manajemen yaitu SM Entertainment. Seperti dilansir dari laman Soompi, Rabu, 13 Maret 2019 SM menegaskan bahwa rumor tersebut tidak benar.

“Laporan itu sepenuhnya salah. Kami akan segera merilis pernyataan resmi. Ada banyak waktu tersisa sebelum kontrak EXO berakhir,” tutur salah satu perwakilan SM Entertainment.

Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna



Facebook Conversations