Arti Lirik Lagu "Tobat Ngandani" Denny Caknan dan YouTuber Ngawi, Bermakna Ajakan untuk Berpuasa

Arti Lirik Lagu "Tobat Ngandani" Denny Caknan dan YouTuber Ngawi, Bermakna Ajakan untuk Berpuasa

Berikut lirik lagu Tobat Ngandani oleh Denny Caknan. Nama Denny Caknan kembali berada di jajaran trending YouTube Music. Kali ini, Denny menjadi perhatian setelah merilis lagu berjudul Tobat Ngandani.

Lagu yang dirilis di kanal YouTube DC. PRODUCTION ini merupakan kolaborasi Denny dengan Youtuber Ngawi. Dalam waktu 5 hari, video klip Tobat Ngandani sudah ditonton lebih dari 480 ribu kali.

Jika biasanya Denny Caknan menyanyikan lagu dengan lirik bahasa Jawa yang bertemakan cinta ataupun perasaan galau, kali ini musisi asal Ngawi ini mengeluarkan lagu bernuansa religi soal puasa.

Dalam lagu Tobat Ngandani, Denny Caknan dan YouTuber Ngawi menceritakan keluh kesah orang-orang yang senantiasa mengingatkan seseorang untuk berpuasa. Mereka pun berharap orang-orang segera mendapat hidayah dari Tuhan.

Lantas seperti apa lagunya? Simak lirik lagu Tobat Ngandani dari Denny Caknan bersama YouTuber Ngawi lengkap dengan terjemahannya di bawah ini!

Lirik Lagu Tobat Ngandani - Denny Caknan dan Terjemahan

Cover Video Klip Lagu Tobat Ngandani Dari Denny Caknan (YouTube)

Li.. liane podo poso kowe ora

(Lainnya puasa kamu tidak)

Iku kewajiban

(Itu kewajiban)

Bulan ramadhan setaun pisan

(Bulan Ramadhan setahun sekali)

Senajan panas tenan

(Meskipun panas sekali)

Akeh wong seng ra tahan

(Banyak orang yang tidak bisa tahan)

Iku mung godaan

(Itu hanya godaan)

Poro setan nguji iman

(Para setan menguji iman)

Akhir ing jaman

(Akhir jaman)

Ramadhan dadi dolanan

(Ramadhan dijadikan mainan)

Ra melu poso, ning melu Lebaran

(Gak ikut puasa, tapi ikut Lebaran)

Saur melu saur

(Sahur ikut sahur)

Buko melu buko

(Buka puasa ikut buka)

Nyawang marong pinggir dalan

(Lihat warung pinggir jalan)

Pesen kopi sak sebatan

(Pesan kopi sekalian rokok)

Poso sesasi

(Puasa sebulan)

Mokele peng telu siji

(Membatalkan puasa 31 kali)

Mbyiyen cilikane ngaji

(Dulu kecilnya ngaji)

Gedene kok ngene ki

(Besarnya kok seperti ini)

Tobat-tobat seng ngandani

(Tobat lelah menasehati)

Sambat-sambat seng ngopeni

(Ngeluh yang mendidik)

Mugi-mugi ndang diparingi

(Semoga segera mendapatkan)

Hidayahe saking gusti

(Hidayah dari Tuhan)



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"