Asam urat adalah bentuk radang sendi yang umum dan kompleks yang dapat menyerang siapa saja. Penyakit ini ditandai dengan serangan rasa sakit yang tiba-tiba dan parah, pembengkakan, kemerahan dan nyeri pada satu atau lebih persendian, paling sering di jempol kaki. Jika kamu didiagnosis menderita asam urat, kamu mungkin akan diresepkan obat asam urat. Kalaupun kamu hanya melakukan tes darah sendiri, kamu bisa juga mengobatinya dengan beli obat asam urat di apotek.
Apalagi, serangan asam urat bisa terjadi secara tiba-tiba, seringkali membangunkanmu di tengah malam dengan sensasi jempol kaki terbakar. Sendi yang terasa panas, bengkak, dan sangat lunak sehingga rasa sakit jika kesenggol pun tidak tertahankan.
Gejala asam urat bisa datang dan pergi, tetapi ada cara untuk mengelola gejala dan mencegah penyakit ini kambuh.
# Gejala Penyakit Asam Urat
Kaki penderita asam urat (yoona.id)
Tanda dan gejala asam urat hampir selalu terjadi secara tiba-tiba, dan seringkali pada malam hari. Beberapa gejala umum yang dirasakan penderita asam urat meliputi:
1. Nyeri sendi yang intens. Asam urat biasanya mempengaruhi jempol kaki, tapi bisa terjadi pada sendi manapun. Sendi lain yang sering terkena termasuk pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan dan jari. Rasa sakitnya mungkin paling parah dalam empat hingga 12 jam pertama setelah muncul.
2. Ketidaknyamanan yang berkepanjangan. Setelah rasa sakit yang paling parah mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Serangan selanjutnya cenderung bertahan lebih lama dan memengaruhi lebih banyak persendian.
3. Peradangan dan kemerahan. Sendi atau persendian yang terkena menjadi bengkak, lunak, hangat dan merah.
4. Gerak yang terbatas. Saat asam urat berkembang, kamu mungkin tidak dapat menggerakkan persendian secara normal.
Baca juga: Cara Mengatasi Asam Urat Tanpa Obat
