Dampak COVID-19 Pada Kesehatan Mental Remaja dan Apa yang Sebaiknya Orang Tua Lakukan

Dampak COVID-19 Pada Kesehatan Mental Remaja dan Apa yang Sebaiknya Orang Tua Lakukan
Banyak menhabiskan waktu dengan gadget bisa bikin stress (phys.org)

"Jelas bagi kami berdasarkan temuan survei bahwa COVID-19 telah memiliki dampak buruk yang terukur pada kesehatan mental remaja," kata Jennifer Sirangelo, presiden dan CEO 4-H, dikutip dari HuffPost.

"Misalnya, 61% remaja mengatakan bahwa pandemi COVID-19 telah meningkatkan perasaan kesepian mereka," tambahnya.

Tetapi dia menambahkan bahwa temuan itu mengindikasikan peningkatan stres dan masalah kesehatan mental, mirip dengan pengalaman banyak orang dewasa.

Perbanyak kegiatan dengan orang tua (parent.com)

Misalnya, survei Johns Hopkins baru-baru ini yang dilakukan pada bulan April tahun ini, membandingkan perasaan orang dewasa pada titik yang sama pada tahun 2018, menemukan lompatan tiga kali lipat dalam persen orang dewasa yang mengalami gejala tekanan psikologis.

Jadi apa yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak remaja mereka terus menavigasi situasi yang menantang ini yang sepertinya tidak akan berakhir dalam waktu dekat?

Satu temuan penting dari survei ini adalah bahwa remaja melaporkan menghabiskan setidaknya sembilan jam sehari di layar gadget selama pandemi, peningkatan setidaknya tiga jam per hari.

JPadahal lama waktu di depan layar gadget itu membuat perasaan semakin gak nyaman. Apalagi kalau lihatnya media sosial temen yang bikin iri, pengen san sakit hati.

Hingga taraf tertentu, remaja diharuskan berada di depan perangkat mereka untuk pembelajaran jarak jauh. Dan itu bisa berlanjut hingga tahun akademik yang akan datang.

Jadi Meyers menyarankan bahwa satu hal yang harus dipertimbangkan orang tua adalah waktu bersama anak agar mereka berhenti menatap layar gadget.

"Meskipun banyak remaja mungkin menggunakan perangkat mereka hampir sepanjang hari untuk sekolah dan rekreasi, penting untuk menghabiskan waktu bersama," katanya.

"Interaksi ini penting untuk memperkuat koneksi, menciptakan rutinitas, dan menyediakan interaksi langsung yang mungkin tidak terjadi," tambahnya

Kegiatan bersama keluarga penting untuk menjaga kesehatan mental anak-anak remaja ketika mereka hanya di rumah aja.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"