5 Fakta ADHD, Bisa Disebabkan Karena Genetik dan Gak Bisa Disembuhkan

5 Fakta ADHD, Bisa Disebabkan Karena Genetik dan Gak Bisa Disembuhkan

Attention-deficit / hyperactivity disorder (ADHD), sebelumnya disebut attention deficit disorder (ADD), adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan kurangnya perhatian, hiperaktif, dan impulsif.

Orang dengan ADHD sering mengalami kesulitan dengan ingatan, konsentrasi, pengaturan, perhatian, dan keterampilan sosial. Kondisi ini banyak dialami anak-anak.

ADHD pada anak (michaelnee.com)

1. ADHD sering berlanjut hingga dewasa

Meskipun banyak orang menganggap ADHD sebagai kondisi masa kanak-kanak, orang dewasa juga bisa terpengaruh. Faktanya, sekitar dua pertiga dari anak-anak yang didiagnosis dengan ADHD akan terus mengalami gejala hingga dewasa.

Selain itu, ada banyak orang dewasa yang telah berjuang dengan gejala ADHD sepanjang hidup mereka, tetapi tidak pernah menerima diagnosis atau penjelasan resmi untuk apa yang mereka alami. 

Diagnosis dan pengobatan ADHD yang tepat pada orang dewasa dapat meningkatkan fungsi secara signifikan.

2. ADHD bersifat genetik

Sejauh ini, bukti menunjukkan ada komponen genetik yang kuat pada ADHD. Sekitar 40 hingga 60% anak-anak orang dewasa dengan ADHD akan memiliki kondisi tersebut, dan lebih dari 20 penelitian ilmiah telah menunjukkan bukti adanya hubungan genetik.

Tetapi faktor lain mungkin ikut berperan juga. Kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, cedera otak, dan paparan logam berat serta pestisida dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan ADHD.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"