Mendaki Ciremai, Ketahui 6 Hal Ini agar Dapat Pengalaman Maksimal

Mendaki Ciremai, Ketahui 6 Hal Ini agar Dapat Pengalaman Maksimal

Mendaki gunung tidak asal naik saja. Harus ada persiapan yang matang agar pengalaman kalian menjadi maksimal. Apalagi untuk mendaki Ciremai di Jawa Barat.

Gunung Ciremai yang menjulang hingga 3.078 mdpl adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Banyak sekali peminat kegiatan naik gunung yang mendambakan mendaki gunung ini. Terutama untuk mendaki melalui Jalur Linggarjati yang legendaris.

Jika kalian salah satu yang berencana untuk melakukan pendakian Gunung Ciremai, terlebih dahulu simak tips di bawah ini agar pengalam pendakian kalian berkesan dan tidak banyak mendapat kendala karena kurangnya persiapan pendakian.

1. Menuju Base Camp pendakian di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

Base Camp Ranger Linggarjati (telusuri.id)

Jika kalian berasal dari daerah di luar Provinsi Jawa Barat, kalian bisa naik kereta ke Cirebon lantas turun di Stasiun Cirebon Prujakan. Dari sana lanjut ke Terminal Harjamukti Cirebon untuk menanti kendaraan umum seperti elf, bis kecil, atau bis besar ke Kabupaten Kuningan.

Bilang ke kondektur bis kalau kalian ingin mendaki Gunung Ciremai. Biasanya akan diturun di Pertigaan Cilimus selanjutnya menggunakan ojek hingga ke Base Camp Ranger Linggarjati.

2. Siapkan biaya pendaftaran mendaki Gunung Ciremai

Sesampainya di base camp kalian bisa beristirahat sejenak sebelum mendaki. Atau kalian mungkin perlu menginap terlebih dahulu untuk memulihkan tenaga yang habis selama perjalanan. Waktu luang ini juga bisa kalian manfaatkan untuk mengecek persiapan pendakian. Jangan sampai kalian kekurangan bekal atau malah kelebihan yang memberatkan beban pendakian kalian.

Pos pendaftaran sendiri terpisah dari Base Camp Linggarjati tetapi tidak begitu jauh. Kalian cuma perlu jalan menanjak beberapa puluh langkah. Siapkan uang sebesar Rp 50.000. Selain itu kalian juga harus mengisi formulir yang isinya biodata dan logistik yang dibawa. Jangan lupa membawa fotokopi KTP untuk diserahkan. 

Oleh petugas pendaftaran kalian akan mendapat beberapa lembar plastik besar untuk menyimpan sampahmu. Kembalikan sampah kalian nanti saat turun gunung. Uniknya, kalian juga akan mendapat sertifikat pernah mendaki Gunung Ciremai.

3. Mulai pendakian, istirahat pertama di Pos Cibunar

Hutan pinus Pos Cibunar (journey-adventure.blogspot.com)

Jika persiapan sudah terpenuhi semua, kalian bisa mulai mendaki. Yang perlu diingat adalah pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati memiliki tantangan yang cukup merepotkan. Yakni tak peduli musim hujan atau musim kemarau, kalian tidak akan menemukan sumber air sepanjang jalur pendakian.

Tetapi jangan khawatir, tetap bawa tempat air kosong dari base camp yang nanti diisi di samping sebuah warung dekat Pos 1, yakni Cibunar. Sambil ngisi air kamu juga bisa mencicipi beberapa potong gorengan hangat yang bakal sangat kamu rindukan sewaktu pendakian nanti.

4. Lama pendakian Gunung Ciremai adalah 11-13 jam

Musim kemarau menjadi waktu paling pas untuk mulai mendaki Gunung Ciremai via Linggarjati. Jika kalian memulai pendakian pagi hari sekitar kalian 7-8, kalian akan mencapi puncak 11-13 jam kemudian. Waktu tempuh tersebut untuk tingkat pendakian yang santai. 

Dengan waktu tersebut tidak disarankan untuk mendaki pada malam hari, karena medan pendakian Gunung Ciremai yang terhitung ekstrim. Oleh karena itu pendakian via Linggarjati dibagi menjadi dua etape. Pertama adalah dari base camp ke kamp di puncak, sementara etape kedua adalah dari kamp puncak ke puncak yang lain. Jika bingung, penjelasannya ada di tips selanjutnya. 

5. Gunung dengan banyak puncak

Tidak seperti gunung-gunung lain yang rata-rata mulai pendakian dari ketinggian sekitar 1.000 mdpl, pendakian Gunung Ciremai mulia di 600 mdpl. Dan karena ketinggian Ciremai adalah 3.078 mdpl, maka masih ada 2.478 meter lagi jarak antara base camp ke puncak. Itupun harus kalian tempuh dengan melewati beberapa tanjakan antara lain Tanjakan Bingbin, Seruni, dan Bapa Tere.

Di setiap tanjakan ini kalian akan bertemu puncak masing-masing. Maka dari itu banyak yang bilang kalau Gunung Ciremai itu banyak puncaknya. Meskipun nanti pada akhirnya kalian tetap akan harus mencapai puncak terakhir untuk menyelesaikan pendakian gunung tersebut.

6. Tempat berkemah ideal untuk mencapai puncak

Puncak Ciremai (catatanalam.wordpress.com)

Sebelum benar-benar mencapai puncak, tips pendakian Gunung Ciremai terakhir adalah menemukan lokasi berkemah yang ideal. Tentunya lokasi ini memudahkan akses kalian ke titik yang dituju. Lokasi yang ideal adalah di Sanggabuana. Yang terdiri dari Sanggabuana I atau Sanggabuana II. 

Dari Sanggabuana II cuma perlu waktu sekitar 2-2,5 jam buat ke puncak. Jadi kamu bisa mulai jalan sekitar jam 3 atau 4 dini hari supaya bisa lihat keindahan matahari terbit di areal puncak Gunung Ciremai yang membuat pengalaman mendaki kalian menjadi lebih maksimal.

Bagaimana kawan-kawan? Sudah siap melakukan pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati?

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"