Kenapa Pedagang Martabak Telur dan Martabak Manis Jualan di Malam Hari?

Kenapa Pedagang Martabak Telur dan Martabak Manis Jualan di Malam Hari?

Di waktu sore hingga malam hari biasanya bermunculan pedagang makanan-makanan, mulai dari nasi goreng, sate ayam, hingga martabak telur  dan martabak manis . Martabak adalah makanan yang digemari masyarakat saat dimakan di malam hari. Tapi kenapa sih pedagang martabak selalu buka di sore atau malam hari?

1.    Cocok untuk Makan Malam

Martabak telour dan martabak manis memang lebih cocok di makan pada sore atau malam hari. Misalnya saja ketika seseorang mendadak lapar di tengah malam, tentu makanan tersebut cocok dikonsumsi di malam hari. Martabak bukan bubur ayam atau nasi uduk yang tepat dimakan untuk sarapan.

2.    Pedagang Harus Siapkan Banyak Bahan

Pedagang martabak membutuhkan banyak waktu untuk menyiapkan bahan-bahan martabak. Misalnya saja martabak telur, pedagang harus membuat adonan martabak, menyiapkan telur bebek, dan memasak daging cincang yang akan dijadikan isian martabak telur. Pedagang membutuhkan waktu yang cukup lama dan baru selesai di sore hari.

Kenapa Pedagang Martabak Telur dan Martabak Manis Jualan di Malam Hari(Tribun Medan)

3.    Lokasi Jualan

Banyak pedagang yang berjualan martabak dengan menumpang di toko milik orang lain. Biasanya toko-toko itu akan tutup di waktu sore atau malam hari. Makanya setelah menunggu toko itu tutup, maka pedagang baru bisa berjualan martabak. Kecuali pedagang martabak sudah memiliki kios sendiri.

4.    Cocok Buat Dibawa ke Rumah Pacar

Boleh percaya atau tidak, martabak menjadi salah satu makanan yang sering dibawakan seseorang saat akan datang ke rumah pacarnya. Martabak itu nantinya diberikan kepada orangtua pacarnya. Dan, biasanya seseorang pria datang ke rumah pacar saat sore atau malam hari.

5.    Bukan Makanan Pokok

Martabak bukan nasi yang bisa dimakan saat sarapan dan makan siang. Oleh sebab itu karena sebagai camilan yang lumayan mengenyangkan, martabak pun dijual pada malam hari karena memang dijadikan camilan

Gambar 2- Kenapa Pedagang Martabak Telur dan Martabak Manis Jualan di Malam Hari (YouTube)

Ngomong-ngomong soal martabak, di Indonesia dikenal Martabak Bangka dan Martabak Bandung. Kadang dua jenis martabak itu dianggap sama, padahal berbeda. Misalnya dalam segi adonan. Jika diperhatikan Martabak Bangka memiliki adonan yang lebih tebal lebih keras, dan lebih gurih dibandingkan martabak Bandung. Adonan untuk martabak telur dan martabak manis lebih berwarna kecokelatan Martabak Bangka dibandingkan Martabak Bandung.

Kemudian soal isian atau topping. Martabak Bangka dan Martabak Bandung memiliki perbedaan dalam segi topping atau isi di martabak manis. Topping Martabak Bandung lebih bervariasi dibandingkan Martabak Bangka. Martabak Bangka biasanya hanya berisi topping seperti cokelat, keju, dan wijen. Sementara Martabak Bandung ada isi lain seperti pandan dan jagung.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"