Sering Dipandang Sebelah Mata, Ini 4 Risiko Bekerja Sebagai Freelancer

Sering Dipandang Sebelah Mata, Ini 4 Risiko Bekerja Sebagai Freelancer

Apa sih risiko bekerja sebagai freelancer? Bukankah menyenangkan bekerja tanpa ikatan sehingga bisa mengatur semua pekerjaan sesuka hati? Faktanya, sebagian orang mungkin suka bekerja di kantor dengan gaji pasti setiap bulannya. Namun, sebagian lainnya lebih suka menjadi freelancer karena tidak terikat waktu.

Namun, kamu harus siap menghadapai sejumlah risiko bekerja sebagai freelancer yang kemungkinan besar akan terjadi. Kalau kamu tertarik menjadi seorang freelancer, coba deh pahami dulu beberapa risiko yang harus kamu hadapi berikut ini, agar kamu lebih siap menerimanya. Apa saja?

1. Tak Ada Batasan Jam Kerja

1. Tak Ada Batasan Jam Kerja Risiko Bekerja Sebagai Freelancer (via Ajaib)

Jika jam kerja para pegawai diatur sebanyak 8 jam kerja dalam sehari, berbeda dengan pekerja freelance yang justru tidak memiliki batasan jam kerja. Seorang freelancer bisa bekerja seharian penuh.

Bagi yang belum terbiasa, jam kerja yang tanpa batasan akan membuat stres kalau tidak bisa mengatur waktu dengan baik. Dan akhirnya jatuh sakit.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"