Rupiah Mulai Melemah ke Kisaran Rp 14.000

Rupiah Mulai Melemah ke Kisaran Rp 14.000

Kondisi ini memang memperihatinkan, namun kita pernah merasakan yang lebih parah sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (20/4/2018) lalu, nilai tukar rupiah dikabarkan melemah. Nilai rupiah bahkan amat rentan menyentuh angka Rp 14.000 per dollar Amerika Serikat (AS) dalam waktu dekat.

Pasalnya, saat ini nilai rupiah sudah tembus ke kisaran Rp 13.780 per dollar AS. Dalam kisaran tersebut, secara teknikal, potensi nilai tukar untuk melemah jadi lebih besar lagi. Rupiah dapat bergerak melemah dari Rp 13.780 ke kisaran Rp 14.200 secara cepat.

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ini disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa di antaranya adalah isu yang sifatnya up and down. Faktor eksternalnya seperti tarif impor oleh AS, rencana kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, hingga keputusan menyerang Suriah oleh Presiden AS Donald Trump.

Faktor-faktor di atas mempengaruhi ketidakpastian investor global. Dampaknya, mereka memilih untuk lebih banyak memegang uang tunai. Di sini, permintaan dollar AS meningkat lantaran mata uang ini merupakan safe heaven currency.

Sementara itu, peningkatan harga minyak membuat kebutuhan akan dollar AS di dalam negeri ikut meningkat.  Belum lagi tren profit action oleh beberapa perusahaan hingga agenda pemerintah menyicil utang menggunakan dollar AS.

Dikutip dari Kompas.com, Ekonom Lana Soelistianingsih dari Samuel Sekuritas menjelaskan melemahnya nilai rupiah ini tidak berkaitan dengan kondisi fundamental di tanah air. Kondisi ekonomi negara tergolong cukup baik, karena sebelumnya, nilai rupiah pernah tembus hingga Rp 14.600 pada 2016 lalu.

Lana turut menjelaskan, selama bank sentral masih mengintervensi pasar, pergerakan nilai rupiah mungkin masih berada di kisaran Rp 13.780 hingga Rp 13.880 per dollar AS.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"