Ratu Atut Bebas, Yuk Lihat Lagi Daftar Kontroversi Si Mantan Penguasa Banten

Ratu Atut Bebas, Yuk Lihat Lagi Daftar Kontroversi Si Mantan Penguasa Banten

Ratu Atut Chosiyah mantan Gubernur Banten bebas pada Selasa (6/9) lalu. Atut sebelumnya harus menjalani hukuman dalam jeruji besi karena terbukti melakukan korupsi dan suap selama menjadi orang nomor satu di Banten. Hakim saat itu memberikan vonis selama 7 tahun penjara dan denda Rp 250 juta. 

Selama menjadi Gubernur Banten, Atut memang dikenal sebagai pejabat yang dekat dengan kontroversi. Sebut saja gaya hidup yang mewah, terbukti korupsi, kekayaan yang melimpah, hingga isu miring soal pernikahannya. Berikut daftar kontroversi Atut yang beredar di kalangan masyarakat.

Kekayaan

Atut diduga memiliki total kekayaan mencapai Rp 41,93 miliar. Ia kabarnya memiliki 112 tanah dan bangunan yang terdiri di beberapa tempat seperti Serang, Bandung, Cirebon, dan Jakarta yang ditotal sebanyak Rp 19 miliar. 

Selain tanah dan bangunan, Atut juga mengoleksi banyak mobil mewah seperti Mercedes Benz dan Lexus yang harganya miliaran rupiah. Belum lagi surat-surat berharga yang disebut memiliki nilai yang cukup besar.

Ratu Atut Bebas, Yuk Lihat Lagi Daftar Kontroversi Mantan Penguasa Banten (tvOne)

Koleksi Tas Branded

Punya harta melimpah membuat Atut sering melakukan plesiran atau liburan ke luar negeri. Bahkan sebulan sekali minimal Atut pergi ke Singapura. Ia juga dikenal sebagai pejabat yang doyan memakai barang mewah, misalnya saja ia menjadi salah satu orang yang punya banyak tas merek Hermes seharga ratusan juta.

Isu Punya Suami Brondong

Saat kasus korupsi mulai menerkam Atut, ia juga dihajar isu pribadi. Kabarnya Atut yang menyandang status janda setelah suaminya meninggal, dikabarkan punya suami yang usianya lebih muda, yakni 27 tahun. Pria itu dikabarkan menjadi pegawai PNS di Pemerintah Kabupaten Serang. 

Jeratan Kasus

Atut terjerat dua kasus sekaligus. Pertama ia menyalahgunakan anggaran dalam pengadana alat kesehatan di Banten mulai dari proses perencanaan dan pelelangan dan menyebabkan negara alami kerugian sebesar Rp 79 miliar. Tak hanya itu, Atut juga melakukan suap dalam pencalonannya sebagai Gubernur Banten.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"