"Kami meminta permohonan maaf atas kegaduhan di masyarakat, kami mohon maaf ke budayawan Jawa dan masyarakat, sedikitpun tidak ada niatan dari kami untuk melecehkan (adat Jawa), kami berjanji tidak akan mengulangi lagi," ungkap Valen dan Nena di kawasan Jakarta Selatan, pada Rabu (19/7).
"Ini sebenarnya ulang tahun cuman ingin diadakan kaya pernikahan, saya sama Valen ini kan temanan lama, sama sekali nggak ada maksud menyalahgunakan. Kita lebih ke parade budaya, tema nusantara, ada pakai baju adat macam-macam, kayak parade budaya Kartinian, bedanya ada di acara Jojo dan Luna, tapi mungkin cara kita yang salah," sambung mereka.