Hasil Buatan manusia purba
Untuk membuktikan Adam’s Bridge adalah buatan manusia, para ilmuwan harus melakukan penelitian pada struktur tanah tersebut. Badrinarayanan, seorang ahli geologi India bersama timnya, mengebor 10 lubang di sepanjang alinyemen Jembatan Adam.
Apa yang dia temukan sangat mengejutkan. Sekitar 6 meter di bawah permukaan, mereka menemukan lapisan konsisten dari batu pasir berkapur, koral, dan material seperti bongkahan batu.
Timnya terkejut ketika menemukan lapisan pasir lepas, sekitar 4-5 meter lebih jauh ke bawah dan kemudian formasi batuan keras di bawahnya. Sebuah tim penyelam kemudian turun untuk memeriksa jembatan secara fisik. Batu-batu besar yang mereka amati tidak terdiri dari formasi laut yang khas.
Hasil analisis Badrinarayanan juga menunjukkan adanya bukti penggalian kuno di daerah ini. Timnya menyimpulkan bahwa material dari kedua pantai ditempatkan di dasar air yang berpasir untuk membentuk jalan lintas. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa jembatan adam dibuat oleh manusia zaman dulu.
Terus, siapakah yang membuatnya? Peneliti menduga, pasukan manusia kera raksasa yang dimaksud dalam kisah Ramayana adalah nenek moyang manusia atau spesies Homo habilis, kelompok pertama primata yang mampu memanfaatkan peralatan, sekitar 2,5 juta tahun lalu.
Dimungkinkan juga adanya keterlibatan Homo erectus dan Homo ergaster. Homo ergaster ditemukan terutama di Afrika, sedangkan Homo erectus terletak di Eurasia, menemui eksistensinya sekitar 1,8 juta tahun lalu.
Singkatnya, mereka mulai menunjukkan tanda-tanda awal peradaban, suatu sifat yang belum pernah terlihat sebelumnya pada kelompok primata lainnya.
Manusia kera ini benar-benar hidup selama Treta Yuga. Adapun penamaan Jembatan Adam diambil dari cerita agama Islam yang mengatakan bahwa Adam, manusia pertama di dunia, melakukan perjalanan melintas jembatan ketika diusir dari surga.
Gimana nih menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan pendapat di atas?