Kenapa Zombie Nggak akan Pernah Muncul di Dunia Nyata?

Kenapa Zombie Nggak akan Pernah Muncul di Dunia Nyata?

Kenapa zombie nggak akan pernah muncul di dunia nyata? Simak penjelasan para ahli tentang hal ini nih.

Film-film tentang zombie tentu udah nggak asing lagi ya buat kita. Ada banyak judul film bertema kehancuran akibat wabah zombie tersebut. Penyebab wabah itu juga macem-macem, terutama sih karena virus.

Lihat aja sejumlah film mulai dari "Resident Evil", "The Walking Dead", sampe "World War Z". Berkat film-film itu, zombie dan kisah-kisah kehancuran jadi populer banget deh.

Kalian takut zombie nggak? (variety.com)

Secara nggak langsung, film-film itu ternyata berdampak juga pada kehidupan kita loh. Ada beberapa orang yang udah mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman dari para zombie di dunia nyata. Beberapa dari mereka udah membuat bunker pribadi, menyiapkan senjata, menimbun persediaan makanan, hingga berbagai survival kit.

Yang perlu dipertanyakan nih ... apakah kondisi ini benar-benar bisa terjadi di dunia nyata? Apakah zombie bakal beneran ada di dunia nyata? Jawabannya: T-I-D-A-K!

Kenapa? Soalnya keadaan mirip zombie memang masih mungkin dijumpai, tapi dalam kehidupan hewan doang. Beberapa serangga yang terinfeksi jamur cordyceps misalnya, mereka akan kehilangan kendali atas tubuhnya sendiri.

Apakah para zombie bisa beneran bergerak? (avclub.com)

Nah, kondisi tersebut ternyata nggak akan terjadi pada hewan dengan kondisi badan yang lebih besar. Apalagi manusia. Jadi meski virus itu ada sekali pun, menurut beberapa ahli, seperti dikutip dari Kompas.com, dibutuhkan beberapa faktor yang membuat manusia itu menjadi zombie.

"Pemikiran bahwa zombie dapat bergerak dan mencari mangsa itu sangat salah. Mereka tidak bisa bergerak ke mana-mana," jelas Kimberlee Moran, ahli arkeologi forensik dari Rutgers University.

Moran menjelaskan bahwa setelah seseorang meninggal, maka tubuhnya akan kehilangan faktor pendorong untuk bisa bergerak.

Ya namanya orang udah mati, harusnya udah gak bisa gerak lagi (express.co.uk)

"Otak mengendalikan pergerakan tubuh melalui impuls listrik yang mengalir dari otak hingga keseluruhan sistem saraf. Saat seseorang meninggal dunia, maka impuls tersebut hilang dan seluruh gerakan potensial pun ikut lenyap," kata Moran.

Logikanya, kalo emang ada patogen yang sanggup memicu kemunculan kembali impuls-impuls dalam saraf, itu belum cukup untuk menanggung bobot tubuh manusia. 

Meski begitu, saat seseorang meninggal, sel nggak begitu aja ikut mati gengs. Banyak proses yang masiih berlangsung di dalam sel. Tapi mereka nggak menerima asupan oksigen karena napas telah berhenti.

Inilah peran besar oksigen buat kehidupan manusia. Oksigen dibutuhkan untuk mengisi ulang "baterai" sel kita. Sel kita bergantung pada itu. Tanpa oksigen, siklus kehidupan sel bisa berhenti pula. Makanya, kondisi menjadi zombie jadi jauh dari kesan memungkinkan.

Zombie gak bisa bergerak karena berbagai faktor gengs (newstatesman.com)

Sejalan dengan itu, tubuh kita saat mati juga akan lebih cepat membusuk. Karena telah mati, napas kita berhenti. Karena itu pula, sel akan mati secara perlahan di dalam tubuh kita. Kalo mati, ya jelas udah sulit untuk bergerak lagi tuh tubuh kita.

Padahal, zombie bergerak menggunakan sejumlah otot dan organ yang diperlukan. Kalo sel-selnya mati, ya udah nggak mungkin gerak lagi kan? Moran bilang bahwa sel akan terurai dan mengeluarkan cairan lendir. Semuanya akan menjadi lembek dan lunak sebelum akhirnya jadi cairan busuk.

Proses-proses tersebut juga akan memproduksi bau busuk, seperti halnya bangkai. Sejauh ini, di film-film tuh jarang dibahas tentang baunya zombie yang udah pasti busuk. Padahal yang selamat kan bisa mencium baunya dan bisa segera ambil tindakan ya.

Mereka nggak akan dibiarkan hidup sama alam gengs (timesnews.net)

Faktor-faktor itu juga belum termasuk serangan lalat bangkai yang katanya bisa mencium bau bangkai dari jarak 16-19 kilometer jauhnya. Mereka bisa datang dalam hitungan menit dan menghabiskan tubuh bangkai tersebut dengan meninggalkan telur-telurnya yang akan berubah menjadi belatung.

Lalat emang nggak makan daging, tapi belatung-belatungnya itu loh yang makan. Mereka melahap cairan yang dihasilkan pasca-pembusukan oleh sel dan bakteri. Sisanya juga cuma rambut, kulit, dan tulang aja, dan itu sulit dicerna mereka.

Maka dari itu, alam pun juga nggak akan membiarkan para zombie bisa bergerak lagi. Mereka akan menjadi mayat dan akan tetap diam. Lagian kalo beneran ada di dunia nyata, usaha para zombie untuk menyerang kita tuh cukup keras loh. Keburu mereka dihabisin para serangga dan belatung duluan gengs.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"