Citra dunia Shinobi akan selalu dicintai oleh penggemar anime dan manga di Indonesia. Terutama bagi wibu manga Naruto, anime dan jurus ninja yang terlihat "keren" akan selalu diterima banyak kalangan. Begitu berita tentang pendirian sekolah pelatihan ninja profesional pertama di dunia, memungkinkan akan banyak penggemar yang gembira, dan bahkan mendaftarkan diri.
Keinginan itu bisa menjadi kenyataan, jika ingin menjadi ninja seperti Naruto atau Sasuke, kirimkan lamaran tertulis ke Akademi paling lambat tanggal 27 September, kandidat yang menjanjikan akan memiliki kesempatan untuk menjadi seorang ninja.
Kabar baiknya, seleksi ini tak cuma terbuka untuk warga negara Jepang, lho. Batas usia juga tidak diatur. Jadi, siapapun boleh ikut mendaftar.
Hal Yang Kalian Ketahui Tentang Ninja Selama Ini Salah
Hal yang kalian tau tentang pakaian ninja (Shozoku), pada kenyataannya, salah. Semisal jika ada pertanyaan, warna apa yang dipakai ninja atau shinobi ketika mereka sedang menyelinap ke misi? Jika menjawab hitam, itu salah.
Pakaian hitam sebenarnya tidak terlalu menyamarkan pada malam hari. Biru tua atau ungu adalah warna yang jauh lebih baik untuk menyembunyikan diri di langit malam.
Ninja tidak akan menampilkan dirinya terlalu mencolok dengan menggunakan kostum tradisional. Untuk penyamaran akan lebih nyaman jika berpakaian seperti petani, pendeta, aktor, atau pelacur.
Hal yang membuat ninja berkerja jauh lebih menakutkan, dan efektif, ketika seorang wanita berpakaian sexy dengan lebih menonjolkan sisi lekukan tubuh, daripada seseorang yang berpakaian serba tertutup, itu akan menaruh kecurigaan, dengan memiliki banyak pakaian yang dan trik menghilangkan jejak, juga mempersiapkan alat kamuflase. Setidaknya harus cerdik juga menempatkan peralatan bantuan ninja.
Salah satu senjata ninja yang paling terkenal yaitu shuriken (bintang lempar), adalah senjata yang kurang efektif. Bagaimanapun jika pertarungan antra senjata lempar tradisional dengan senapan api, sudah dipastikan para shinobi tidak akan berkutik. Jadi opsi senjata ini tidak akan digunakan, mau nekat ya silakan sih jadi pahlawan, bersenjata shuriken.
Para praktisi ninja modern meyakini bahwa shuriken dan senjata lempar tradisional lain tidak memiliki kekuatan nyata (tidak efektif) dan terlalu sulit untuk digunakan secara praktis.
Senjata tiup atau lebih dikenal tulup sangat identik dengan senjata ninja, ini mirip dengan yang dimiliki oleh suku dayak, Kalimantan. Senjata ini paling mematikan jika digunakan racun pada jarumnya, efektivitas dan penggunaan mode shadow, sangatlah cocok untuk melumpuhkan musuh. Akan tetapi jangkauan tidaklah seperti senjata api, dan juga ketrampilan dengan satu peluru satu, tiupan memakan banyak waktu dan konsentrasi.
Nampaknya para ninja tidak menggunakan pedang atau katana. Para Samurai akan cukup berat membawa katana dan itu cukup nyaring. Jika seorang shinobi berlari mengajar musuh atau dikejar, samurai akan berdentang dan itu akan memberitahukan posisinya.
Para ninja menggunakan beberapa macam jenis senjata, tetapi katana sering disebut sebagai pedangnya samurai adalah senjata yang identik para kesatri keberadaannya dipasangkan dengan wakizashi atau shoto, bentuknya mirip tetapi lebih pendek. Terkadang jika senjata kurang efektif, ilmu bela diri sangat menentukan.