Jarang Kesorot Publik, Ini Dia Pemilik Biskuit Khong Guan yang Punya Kekayaan Bernilai Fantastis

Jarang Kesorot Publik, Ini Dia Pemilik Biskuit Khong Guan yang Punya Kekayaan Bernilai Fantastis

Salah satu makanan yang selalu diburu orang saat hari raya Lebaran adalah biskuit Khong Guan. Sejak puluhan tahun lalu, biskuit Khong Guan wajib berada di atas meja setiap perayaan hari raya. Lalu siapa sebenarnya pemilik biskuit Khong Guan ?

Melansir dari MNC Portal Indonesia, pemilik biskuit Khong Guan adalah Hartono Kweefanus dan keluarga. Pengusaha berdarah Tionghoa ini memiliki perusahaan biskuit dan mi instan yang cukup besar yakni Monde Nissin. Produk di perusahaan miliki Hartono beragam, tidak hanya biskuit Khong Guan saja.

Jadi pemilik Khong Guan tentu kekayaan yang dimiliki Hartono sangat besar. Hartono saat ini lebih banyak tinggal di Filipina dan menjadi urutan ke-11 daftar orang terkaya di negara tersebut, dengan nilai kekayaan berkisar 1,95 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 28,91 triliun.

Ini Dia Pemilik Biskuit Khong Guan, Punya Kekayaan Bernilai Fantastis (Bisnis Indonesia)

Selain menjadi orang nomor satu di Khong Guan, ia juga mengontrol beberapa produk biskuit lainnya di bawah perusahaan Monde Nissin yang memiliki banyak anak perusahaan di luar Indonesia, seperti di Singapura, Thailand, New Zealand, dan beberapa negara lainnya.

Saat ini pemasaran produk Khong Guan dan biskuit lainnya cukup berkembang pesat. Selain masuk pasar Indonesia, Filipina dan Thailand menjadi negara-negara Asia Tenggara yang mudah didapatkan produk itu. Belum lagi negara lain di luar Asia Tenggara seperti Amerika Utara dan Eropa, hingga kawasan Timur Tengah.

Memang biskuit Khong Guan sempat viral karena desain kaleng biskuit yang unik. Dimana dalam gambar desain itu, terdapat ibu bersama dua anaknya sedang sarapan makan biskuit. Yang selalu jadi pertanyaan adalah kemana kah sosok ayah dan suami dalam keluarga tersebut?

 



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"