William menghabiskan hidupnya dalam keadaan hancur dan benar-benar kesepian. Terasing dari keluarga, Sidis bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Meski dia bisa jadi orang yang penting dan mengubah dunia, hidup Sidis berakhir tragis. Dia meninggal dalam kematian yang malang pada usia 46 tahun dan tak dikenal sebagai orang penting macam Einstein atau Habibie.
Sidis diketahui meninggal akibat pendarahan otak tahun 1944. Tapi uniknya, ayahnya meninggal dalam kondisi yang sama.