Habis Fetish Mata Diperban, Terbitlah Fetish Mukena! Model di Malang Diduga Jadi Korbannya

Habis Fetish Mata Diperban, Terbitlah Fetish Mukena! Model di Malang Diduga Jadi Korbannya
Awal mula pengalaman buruk si korban fetish mukena (jateng.tribunnews.com)

@jeehantz mengungkapkan bahwa pengalaman buruknya ini berawal dari perjalanan kariernya sebagai model.

“Semenjak mengikuti salah satu pageant, Alhamdulillah mendapat banyak tawaran foto catalog dan endorse. Aku beri inisial GM yah untuk olshop mukena yang akan aku ceritakan,” tulisnya.

Terduga pelaku fetish mukena (jatim.inews.id)

Saat itu GM yang belakangan diketahui bernama Griya Mukena menjadi sponsor dalam Grand Final Pageant yang dia ikuti. Selanjutnya, para pemenang 7 besar diminta untuk memberikan feedback dengan mempromosikan melalui IG feed dan instastory.

Owner GM yang berinisial R menawarkan pekerjaan untuk foto katalog pada @jeehantz. Yang aneh, R langsung saja menentukan tanggal tanpa kesepakatan dengan si korban.

“Tapi karna masih awal membangun karir pikirku Cuma “berapapun aku dibayar, niatku cumin buat pengalaman, personal branding, dan bantu olshop ini berkembang” tidak akan sedikitpun mempermasalahkan soal fee,” lanjutnya.

Singkat cerita, korban kemudian menjalani sesi pemotretan pertama. Beberapa kejanggalan muncul lagi, seperti lokasi pemotretan yang pindah, hingga dia tidak bertemu dengan R yang korban kira adalah seorang perempuan. Korban justru bertemu dengan laki-laki berinisial D yang mengaku sebagai adiknya R.

Tak hanya itu, soal fee yang dijanjikan akan ditransfer, ternyata juga tak kunjung didapatkan.

Sampai suatu hari ia mendapati foto-fotonya dan model lainnya yang mengenakan mukena ada di sebuah akun fetish mukena.

 Foto-foto tersebut dijadikan bahan untuk melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya.

Model lain sempat menghubungi pelaku yang ternyata adalah D, untuk menghapus foto-foto tersebut. Bukannya bertanggung jawab, D justru memblokir nomor model tersebut.

Usut punya usut, rupanya pelaku tidak hanya menggunakan satu akun olshop berkedok fetish, tetapi juga beberapa akun lainnya. Seperti akun instagram @selfie_mukena, @pedulimukenabersih, dan akun twitter @pecint_mukena.

Korban membuat thread di Twitter bertujuan agar para wanita di luar sana lebih waspada jika diminta untuk berkolaborasi apalagi yang berhubungan dengan pemotretan.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"