Fenomena Langka Gurun Sahara Diselimuti Salju, Suhu -3 Derajat Celcius

Fenomena Langka Gurun Sahara Diselimuti Salju, Suhu -3 Derajat Celcius

Gurun Sahara adalah nama sebuah padang pasir terbesar di dunia. Nama "Sahara" diambil dari bahasa Arab yang berarti "padang pasir". 

Sahara terletak di utara Afrika dan berusia 2,5 juta tahun. Padang pasir ini membentang dari Samudra Atlantik ke Laut Merah. Dari Laut Tengah di utara sampai ke Sahel di sebelah selatan

Namun ada yang tak biasa tampak dari Gurun Sahara belakangan ini. Bukanlah hamparan pasir membentang, namun suhu dingin dan hamparan salju telah menyelimutinya. 

Foto-foto di bawah ini menunjukkan bukit pasir yang tertutup es di Gurun Sahara, akibat suhu di sana berada di bawah titik beku pada Rabu (13/1/2021).

Gurun Sahara Diselimuti Salju (DW)

Menurut Desert USA, Sahara dikenal memiliki salah satu iklim paling parah di Bumi, dengan curah hujan yang sangat sedikit, angin kencang dan rentang suhu yang luas. Kebayang dong, gersangnya kayak apa.

Meskipun suhu dingin juga tercatat di berbagai wilayah gurun, namun turunnya salju adalah kejadian yang nggak biasa.

Akan tetapi, ini bukan pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir hujan salju terjadi di Gurun Sahara. Salju setinggi 16 inci pernah dilaporkan terjadi di daerah tersebut pada Januari 2018 silam.

Seperti dilansir Forbes saat itu, peristiwa langka ini baru terjadi tiga kali dalam 37 tahun sebelumnya, dengan dua tahun terakhir terlihat turun salju (1979, 2016, dan 2017).

Wilayah Afrika utara dan barat yang ditutupi oleh Gurun Sahara telah mengalami fluktuasi suhu dan curah hujan sepanjang sejarah.

Penelitian menunjukkan bahwa Afrika utara dulunya lembab dan subur, dengan banyak danau-danau besar, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan pemukiman manusia.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"