"Ketika dia ke toilet, aku akan ikut dengannya, ketika dia mandi, aku ikut dengannya. Apa saja kami lakukan bersama. Kami tidak pernah terpisah. Aku tidak berpikir kami bisa berfungsi tanpa satu sama lain. Kamu punya kecemasan saat berpisah. Kami terikat satu sama lain," ungkap wanita asal Australia tersebut.
Mereka berdua telah berbagi pacar sejak tahun 2012. Keinginan mereka untuk menikah pun sebenarnya terhalang oleh hukum di Australia yang melarang adanya poligami. Walaupun menjadi kontroversi, keduanya tetap ingin terus bisa membagikan kisah hidupnya kepada publik.
"Kami akan cukup jujur, aku tidak berpikir ada yang lebih ekstrem dari kami berdua. Ben yang sangat ingin kami ada di acara ini. Orang menunggu untuk mendengar suaranya, pandangannya, dan apa rasanya hidup dengan dua pacar. Ben adalah pria yang santai, dia tidak pamer 'lihat aku aku punya dua pacar' dia hanya mencintai kami apa adanya," kata mereka.