Imam yang shalat di medan perang akan diikuti oleh satu saf pertama sampai imam tersebut duduk takhiyat akhir rakaat pertama. Setelah imam duduk takhiyat akhir, maka shaf pertama akan menyelesaikan shalatnya tanpa imam.
Hal ini juga berlaku pada shaf kedua. Selain harus tetap bersiaga, mereka juga melakukan proses ibadah sesuai sunnah Rasulullah ketika berada di medan perang.
# Shaf Kedua
Sama dengan shaf kedua, para jamaah akan melakukan shalat sesuai dengan yang dilakukan jamaah shaf pertama. Setelah imam takhiyat akhir, maka jamaah di shaf kedua tetap melanjutkan rakaatnya.
Dan saat beribadah di medan perang, para tentara tetap membawa senjata di tubuhnya untuk berjaga-jaga.