Sensor Kamera Smartphone Samsung Semakin Dekati Kemampuan Mirrorless

Sensor Kamera Smartphone Samsung Semakin Dekati Kemampuan Mirrorless

Samsung mampu memproduksi sensor untuk kamera smartphone 108 megapiksel. Jumlah ini semakin mendekati kemampuan kamera mirrorless.

Meskipun dukungan software kamera ponsel sekarang sudah semakin baik, perang megapiksel smartphone masih akan terus berlanjut. Dan Samsung kali ini telah melepaskan tembakan yang signifikan. 

Perusahaan meluncurkan sensor kamera smartphone 108 megapiksel yang kemungkinan akan muncul di smartphone Xiaomi Redmi. Sensor HMOC Bright 1/1,33 inci, yang dikembangkan oleh Samsung bekerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok.

Sensor 108 megapiksel Samsung (theverge.com)

Sensor ini menjadi salah satu sensor ponsel terbesar yang pernah ada, sekitar tiga perempat ukuran sensor 1 inci pada Sony RX100 VII dari Sony. Sedangkan sensor Nokia yang digunakan pada telepon Pureview 808 legendaris ini menjadi tak ada apa-apanya.

Bahkan pada ukuran itu, sensor 108 megapiksel akan memiliki piksel sangat kecil. Secara default, teknologi Tetracell Samsung akan mengumpulkan cahaya dari empat piksel, mengubahnya menjadi sensor 27-megapiksel. Foto 108 megapiksel masih bisa didapatkan jika  situasi pengambilan gambarnya terang.

Mekanisme Smart-ISO Samsung akan secara otomatis memilih ISO yang lebih rendah dalam cahaya yang lebih terang, dan ISO yang tinggi dalam situasi pemotretan yang redup. Mudah-mudahan, Xiaomi juga akan memberi pengguna kontrol manual atas pengaturan itu. 

Seiring dengan pemotretan resolusi tinggi dan cahaya rendah, sensor akan memungkinkan untuk film 6K pada 30 fps (6.016 x 3.384), suatu prestasi luar biasa untuk kamera smartphone.

Redmi 108 megapiksel dari Xiaomi (Twitter @Xiaomi)

Smartphone terbaru Samsung telah dikritik karena kinerja cahaya rendah yang lebih rendah dibandingkan dengan Huawei P30 Pro dan model lain yang menggunakan chip Sony. Dengan hanya meningkatkan ukuran chip, Samsung dapat secara efektif mengatasi masalah itu. 

Pada saat yang sama, sensor smartphone yang lebih besar memberi konsumen alasan lain untuk tidak membeli kamera saku. Produksi chip baru akan dimulai akhir bulan ini, kata Samsung.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"