Dua Artis Indonesia Ini Ngaku Penganut Agnostik, Gak Mau Beragama Tapi Tetap Percaya Tuhan Itu Ada

Dua Artis Indonesia Ini Ngaku Penganut Agnostik, Gak Mau Beragama Tapi Tetap Percaya Tuhan Itu Ada

Semua agama pada dasarnya baik. Mereka mengajarkan manusia untuk mengasihi, memaafkan, menolong, dan tidak melakukan tindakan apa pun yang merugikan manusia lain.

Ritual keagamaan pula yang membuat manusia jadi lebih tenang, bahagia, dan lebih kuat ketika ditinggalkan orang terkasih.

Sayangnya, banyak penganut agama yang kemudian terlalu fanatik sehingga menganggap agama lain adalah agama yang buruk. Kemudian menyebabkan perpecahan dan kebencian.

Mungkin dari situlah, kemudian muncul kaum agnostik yang memilih tak beragama, ketimbang fanatik terhadap agama tertentu. Termasuk dua artis Indonesia yang satu ini:

1. Coki Pardede

Potret Coki Pardede (suara.com)

Komika Coki juga sudah lama mengaku tak menganut agama apa pun. Hal ini ia ungkapkan dalam video YouTube Denny Sumargo.

Padahal, keluarga Coki adalah keluarga yang religius. Coki juga tumbuh sebagai anak yang rajin baca alkitab.

"Tentunya orang tua saya pasti kaget saat tiba-tiba 'kenapa anakku begini'. Gue berani bilang keluarga gue cukup religius ya, gue kasih tahu sereligius apa. Kita tuh setiap pagi tuh harus bangun pagi, dan membedah ayat-ayat bibel gitu. Jadi cukup religius dong, dan konsisten. Bokap gue juga seminggu sekali kayak membedah cerita-cerita dalam bibel," ungkap Coki pada Denny.

Coki mengaku memiliki pemikiran yang baru soal agama ketika dewasa.

"Agnostik itu artinya 'kami tidak tahu'. Kenapa kami tidak tahu?' karena bukti-buktinya belum cukup. Gitu sebenarnya agnostik. Ya mereka menyayangkan banyak orang yang 'lho kenapa sih elo bisa sampai nggak percaya? Ini kan ada bla bla bla'. Sebenarnya gue juga nggak pernah bilang nggak percaya. Gue cuma bilang 'Apakah Tuhan ada? Tidak tahu' bisa ada bisa nggak, abu-abu," ucap Coki.

2. Angela Gilsha



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"