Bikin Heboh, Polisi Ungkap Bukti Vernita Syabilla Sudah Pesan Kondom Khusus

Bikin Heboh, Polisi Ungkap Bukti Vernita Syabilla Sudah Pesan Kondom Khusus

Vernita Syabilla sebelumnya diduga terlibat kasus prostitusi online artis, dirinya diamankan oleh pihak kepolisian saat berada di kamar hotel saat diduga akan melakukan tindak prostitusi. 

Sebelumnya, dalam beberapa kali klarifikasi Vernita mengelak dan tetap ngotot tujuannya berada di kamar hotel untuk menemani kliennya makan malam. Selain iyu, Vernita mengaku dirinya sedang menstruasi saat itu.

"Keadaan saya pun di situ lagi haid kan udah dites urine juga terus ada yang positif narkoba salah satu, aku haid lagi banyak-banyaknya di hari kedua," ungkap Vernita Syabilla saat ditemui Insertlive di gedung Trans TV, baru-baru ini dilansir dari insertlive.com.

Konferensi Pers Kasus Dugaan Prostitusi Online Vernita Syabilla

Konferensi Pers Kasus Dugaan Prostitusi Online Vernita Syabilla detik.com

Namun, hal itu berbanding terbalik dengan temuan pihak kepolisian yang menegaskan telah memiliki alat bukti kasus dugaan tindak pidana orang (TPPO) terkait prostitusi yang melibatkan artis Vernita Syabilla. Kepada polisi, muncikari mengungkap Vernita memesan kondom khusus.

"Ada pengakuan tertentu dari salah seorang muncikari yang menyatakan bahwa VS memesan salah satu kontrasepsi yang menjadi pilihannya. Diakui dari salah seorang muncikari bahwa korban VS ini telah memesan alat kontrasepsi khusus," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad dilansir dari detik.com.

Vernita memesan kondom dengan spek tertentu karena kondisi dirinya saat itu. Namun polisi tak menjelaskan detail soal kondisi tersebut.

Dalam kasus ini, Pandra menjelaskan, pengusaha S sebagai pemesan jasa prostitusi mengeluarkan uang Rp 30 juta. Vernita menerima Rp 20 juta dari jumlah itu.

Sampai saat ini pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti dan melakukan penyelidikan intensif dalam kasus ini dugaan TPPO. Mudah-mudahan pihak kepolisian bisa mengungkap fakta sebenernya dan memberikan hukuman yang setimpal kepada para pelakunya secara adil.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"