Wanita Ini Alami Depresi Setelah Terbang ke Luar Angkasa Bareng Katy Perry

Wanita Ini Alami Depresi Setelah Terbang ke Luar Angkasa Bareng Katy Perry
Momen Katy Perry ke luar angkasa (instagram)

“Di hadapan publik, saya merasa harus tetap kuat, terutama demi para sponsor kursi yang telah membantu mewujudkan riset dan impian ini,” ujarnya.

Meski demikian, Amanda menegaskan misi tersebut tetap memiliki arti penting. Pengalamannya ke luar angkasa justru membuka ruang dialog dengan para pemimpin dunia dan menguatkan perjuangannya dalam membela hak para penyintas kekerasan seksual. Ia juga membawa biji teratai ke luar angkasa sebagai penanda 30 tahun rekonsiliasi Amerika Serikat dan Vietnam, yang ia maknai sebagai simbol perdamaian.

“Tujuan saya memanfaatkan sains sebagai sarana diplomasi telah tercapai,” katanya.

Bagi Amanda, penerbangan tersebut juga sarat makna sejarah secara personal. Berasal dari keluarga pengungsi Vietnam yang menetap di Amerika Serikat, ia merasa pencapaiannya melampaui dirinya sendiri.

“Tahun ini, ketika keluarga saya yang dulu adalah pengungsi perahu menatap langit, yang mereka lihat bukan lagi bom, melainkan perempuan Vietnam pertama di luar angkasa. Kami datang dengan perahu, kini kami terbang dengan pesawat luar angkasa,” tuturnya.

Delapan bulan setelah kejadian itu, Amanda mengakui depresinya belum sepenuhnya pulih. Namun perlahan, luka batinnya mulai terobati berkat dukungan keluarga, sahabat terdekat, serta masyarakat Vietnam yang terus menunjukkan kebanggaan dan empati.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"