Tips Aman dan Nyaman Buat yang Baru Pertama Kali Nyobain Nginep di Hostel

Tips Aman dan Nyaman Buat yang Baru Pertama Kali Nyobain Nginep di Hostel

Hostel jadi pililah murah meriah buat traveler yang sedang hemat budget. Tapi ada yang harus disesuaikan, apa aja ya?

Salah satu cara hemat budget waktu traveling adalah memilih penginapan yang murah. Apalagi kalau kamu sudah keluar banyak uang buat beli tiket pesawat. Hostel bisa jadi pilihan yang ramah di kantong para traveler. Soalnya, kamu cuma perlu bayar tempat tidur untuk satu orang, bukan per kamar, jadi bisa dapat harga yang cenderung lebih murah dibandingkan sewa satu kamar hotel. 

Menginap di hostel artinya kamu harus siap berbagai ruangan kamar dengan orang asing, bisa empat sampai belasan orang. Awalnya, mungkin agak risih ya sekamar sama banyak orang yang nggak dikenal, bahkan di beberapa hostel bisa dicampur cewek dan cowok. Tapi pastinya tempat tidurnya dipisah, rata-rata mereka pakai bunk bed alias ranjang tingkat. 

Kalau belum terbiasa, mungkin kamu bakalan kurang nyaman bahkan ngerasa aneh, tapi ini bisa jadi pengalaman seru lho. Bukan nggak mungkin, teman sekamar bisa jadi teman traveling bareng yang asyik. Gimana? Jika kamu tertarik nyobain nginep di hostel buat pertama kalinya, coba baca dulu tips berikut ini ya.

Hostel (diligentlearners.com)

Amankan barang bawaan

Umumnya sih hostel menyediakan loker, bisa di dalam atau luar kamar. Pastikan kamu menaruh semua bawaan di sana lalu bawa kuncinya waktu tidur. Selipkan satu wadah kecil waktu tidur, isinya bisa kunci dan handphone. 

Menyesuaikan diri

Selama menginap di hostel, kamu tentunya harus menyesuaikan diri. Jangan kentut sembarangan, jangan pakai pakaian tidur yang bikin orang lain risih ngelihatnya. Buat yang cewek mungkin harus tetap pakai bra tipis tanpa kawat, paling aman tidur pakai celana yang nggak kependekan dan kaos longgar, juga bawa kain kalau pihak hostel nggak menyediakan selimut.

(foursquare.org.ng)

Jangan mandi lama-lama

Namanya nginep di hostel, kamar tidur pun dipakai bersama, begitu juga dengan kamar mandi. Biasanya, kamar mandi hostel dibagi dua, sebagian buat mandi, sebagian untuk buang air, tapi jumlahnya pun tentu terbatas. Jadi, kamu nggak bisa berlama-lama di kamar mandi karena pasti ada orang yang sudah menunggumu. 

Jangan berisik

Ingat, ada banyak orang lain di kamarmu jadi kalian harus saling menghargai. Salah satu caranya dengan nggak berisik. Kalau kamu pergi bareng teman, jangan ngobrol keras-keras waktu di kamar.

Masih pengen curhat? Bisa nongkrong di ruang tamu, teras, atau area publik lain. Bayangkan, kalau kamu lagi solo traveling dan nginep di kamar hostel yang berisik, pasti ngerasa terganggu juga, kan?

(nomadsworld.com)

Masalah lampu

Waktu malam hari, umumnya lampu kamar bakalan dimatikan. Jadi, kalau kamu butuh mencari barang, gunakan lampu di handphone aja. Nginep di hostel mungkin nggak akan cocok buat kamu yang takut gelap atau malah nggak bisa tidur kalau kamar gelap. Jangan menyalakan lampu tengah malam waktu orang sudah tidur karena bisa mengganggu. 

Riset soal hostel

Sebelum memilih hostel, pastikan kamu melakukan riset kecil-kecilan, misalnya soal fasilitas kayak handuk dan perlengkapan mandi, selimut, colokan, sarapan, ruang publik, berapa banyak ranjang dalam satu kamar, dan apakah ada kamar yang cuma cewek saja, misalnya.

Kalau mau lebih nyaman, kamu juga bisa lho pilih hostel yang setiap ranjangnya tertutup tirai, jadi nggak akan lihat-lihatan sama teman sebelah atau atas-bawah. Selain itu, di setiap ranjang pun ada lampu dan colokan, jadi kamu bisa tidur dengan lampu menyala atau baca buku dulu waktu malam hari tanpa ganggu orang lain. Tapi, biasanya hostel kayak gitu harganya sedikit lebih mahal.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"