Pernah Jadi Mal Terbesar di Dunia, Kini Malah 'Berhantu'

Pernah Jadi Mal Terbesar di Dunia, Kini Malah 'Berhantu'
Mal seluas ini gak ada pengunjungnya, ya ampunnn~ (dailymail.co.uk)

Dulunya, mal ini diberi nama tanpa kata 'new' di depannya. Mal ini dibangun oleh seorang miliarder asal Kota Dongguan, Hu Guirong. Guirong memilih untuk membangun mal terbesar di dunia untuk kota kelahirannya dengan harapan agar kotanya bisa dikenal di dunia internasional.

Guirong menghabiskan dana sebesar 1,3 miliar dollar AS, atau sekitar Rp18 triliun untuk membangun mal tersebut. Guirong meminta agar desain mal ini dibagi menjadi 7 zona yang merepresentasikan kota-kota di dunia.

Biar semakin mirip dengan suasana khas Eropa, mal ini memiliki replika Arc de Triomphe setinggi 25 meter. Ada juga kanal untuk lintasan gondola kayak di Venesia gitu sepanjang 2,1 kilometer gengs~

Dua tahun setelah resmi dibuka, mal ini tetap terasa sepi. Pada Desember 2006, Guirong akhirnya menjual 50 persen sahamnya. Dan setelah lebih dari satu dekade, belum ada kemajuan berarti.

Salah satu sudut mal 'berhantu' itu (pinterest.com)

Mal terbesar di dunia yang keliatannya 'berhantu' ini pernah mengalami renovasi pada 2016 lalu. Harapannya sih bisa menarik pengunjung. Mal itu jadi punya restoran dan toko yang targetnya kelas menengah. Mal itu juga punya bioskop IMAX dan taman rekreasi indoor.

Setelah renovasi itu, emang keliatan peningkatan jumlah pengunjung sih. Tapi yang rame kayaknya cuma di arena bermain anak. Sementara taman rekreasi indoor bernama Amazing World sama sekali sepi pengunjung.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"