Berbagai upaya pun dilakukan untuk menyelamatkan sektor pariwisata di Indonesia. Ada tiga fase penyelamatan yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) yaitu Pemulihan, Normalisasi, Tanggap Darurat.
Fase Tanggap Darurat difokuskan pada kesehatan seperti program perlindungan sosial, melakukan koordinasi kris pariwisata dengan daerah pariwisata dan melakukan persiapan pemulihan.
Fase pemulihan dilakukan pembukaan secara bertahap tempat wisata di Indonesia. Persiapannya sangat matang, mulai dari penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) di tempat wisata dan mendukung MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia.
Fase Normalisasi yaitu persiapan destinasi dengan protokol CHSE, meningkatkan minat pasar hingga diskon untuk paket wisata dan MICE. Jadi Covid-19 merupakan salah satu penyebab tempat wisata baru sepi pengunjung .