Viral Lagu “Sikok Bagi Duo”, Si Penyanyi Malah Digeruduk BNN dan Diminta Tes Urine

Viral Lagu “Sikok Bagi Duo”, Si Penyanyi Malah Digeruduk BNN dan Diminta Tes Urine

Lagu “Sikok Bagi Duo”  menjadi viral. Meli Dedi si penyanyi “Sikok Bagi Duo” atau satu bagi dua, jadi terkenal karena aksinya menyanyikan lagu tersebut. Namun BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan langsung bertindak dan meminta Meli untuk datang memberikan klarifikasi.

Melansir dari Suara.com, pada Kamis (7/7) lalu Meli datang ke BNN Kota untuk menjelaskan soal lagu “Sikok Bagi Duo” tersebut, termasuk soal lirik lagu. Bahkan Meli juga diminta untuk menjalani tes urine untuk memastikan apakah yang bersangkutan tidak terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

Meli memberikan keterangan bahwa dirinya tidak terkait dengan narkoba dan hanya menyanyikan lagu “Sikok Bagi Duo” saja tanpa ada pengaruh dari obat-obatan terlarang.”Ditanya juga apakah ada peredaran gelap atau penyalahgunaan narkoba, ternyata tidak ada. Dia hanya menyanyikan saja,” ujar Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Himawan Bagus Riyadi.

Viral Lagu “Sikok Bagi Duo”, Si Penyanyi Malah Digeruduk BNN dan Diminta Tes Urine (YouTube Sunarti Indrawan)

Meski diperbolehkan pulang karena tak terkait kasus narkoba, Meli juga mendapatkan penjelasan terkait P4GN yakni Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika. Kemudian Meli datang ke Kantor Lurah Kayu Ara untuk menemui Lurah dan pemangku adat setempat.

Meli hendak memberikan pernyataan bahwa dirinya sama sekali tidak terkait narkoba dan meminta maaf telah membuat keresahan di daerah selama beberapa hari setelah video menyanyinya viral. Ia pun mengutarakan permohonan maafnya.

"Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Meli Dedi, warga Kayu Ara, RT 2 Lubuklinggau dengan ini saya menyampaikan klarifikasi saya atas lagu Sikok Bagi Duo. Saya atas nama Meli Dedi yang membawakan lagu Sikok Bagi Duo mohon maaf yang sedalam-dalamnya," ujar Meli.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"