Ramalan Baba Vanga Tahun 2020 Bikin Merinding Deh ...

Ramalan Baba Vanga Tahun 2020 Bikin Merinding Deh ...

Baba Vanga adalah salah satu nama yang mencuri perhatian orang-orang di awal tahun 2020 ini. Perempuan tua yang sempat dijuluki 'Nostradamus dari Balkan' ini pernah membuat berbagai prediksi.

Konon, berbagai ramalan Baba Vanga dianggap jitu oleh sebagian orang. Tahun 2019 lalu, beberapa ramalan Baba Vanga dianggap jitu. Makanya sekarang ramalan Baba Vanga dicari banyak orang.

Dikutip dari Express.co.uk, perempuan yang lahir pada 1911 silam ini meninggal dunia pada 1996 silam. Tapi masih banyak yang mempertimbangkan prediksinya sampe sekarang. 

Terus, apa sih ramalan Baba Vanga di tahun 2020? Katanya bikin merinding gengs. 

#1 Ramalan KIAMAT!

#1 Ramalan KIAMAT! Ilustrasi kiamat, seperti yang diramalkan Baba Vanga (hauntedtheater.net)

Duh, KIAMAT lagi ya? Serem banget gak sih? Nah, inilah salah satu ramalan Baba Vanga yang paling sering bikin orang lain penasaran. Apakah akan terjadi tahun 2020 ini?

Baba Vanga sendiri pernah meramalkan bahwa kiamat besar yang sering kita saksikan di film-film mungkin akan terjadi 3.000 tahun lagi dari sekarang. Menurutnya tahun 5079.

Di balik itu, peramal bernama Craig Hamilton-Parker menjelaskan kepada Express.co.uk bahwa tahun 2020 ini akan menjadi tahun yang penuh dengan gejolak perang di Timur Tengah. Termasuk bencana alam dan kerusuhan politik.

"2020 akan melihat banyak gempa bumi. Secara khusus Jepang dan India akan melihat gempat besar," kata Craig Hamilton-Parker.

#2 Upaya pembunuhan presiden

#2 Upaya pembunuhan presiden Presiden Rusia Vladimir Putin (businessinsider.com)

Ramalan Baba vanga juga mengatakan bahwa nasib hidup Presiden Rusia Vladimir Putin akan terancam. Dia bisa menjadi target pembunuhan. Pembunuhan Putin ini pun dipercaya beberapa orang.

Menurut Baba Vanga, Putin diduga akan diserang oleh anggota tim keamanannya snediri. Meski begitu, Hamilton-Parker tidak melihat adanya upaya pembunuhan seperti itu.

Dia mengatakan bahwa Presiden Putin akan menengahi perjanjian damai dengan Presiden Trump. 

Sebaliknya, Hamilton-Parker justru memprediksi bahwa Presiden China Xi Jinping akan dirundung masalah setelah kerusuhan Hong Kong yang berkepanjangan.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"