Cara Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil viral di media sosial ketika menemui sejumlah demonstran di depan Gedung Sate, Bandung. Di hadapan demonstran, Kang Emil menyampaikan telah mendengar aspirasi para buruh mengenai pasal-pasal dalam Omnibus Law. Mulai dari masalah cuti, izin TKA, outsourcing, upah, dan hal-ha lainnya.
"Rekan-rekan semua yang hadir di depan Gedung Sate, tadi saya sudah mendengarkan aspirasi yang isinya menyampaikan poin ketidakadilan. Karena pengesahannya terlalu cepat untuk UU yang begitu kompleks," kata Ridwan Kamil.
Kang Emil pun meminta supaya aksi berjalan dengan tertib tanpa aksi yang menimbulkan kericuhan. Hasil dari dialognya dengan demonstran adalah pengiriman surat yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo dan DPR RI.
Dalam suratnya, Kang Emil mengungkapkan penolakan para buruh terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja. Kang Emil juga mengirimkan surat yang meminta Presiden untuk menerbitkan Perppu.
Cara Ganjar Pranowo
Di hari yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun menemui demonstran yang diamankan di Mapolrestabes Semarang. menggunakan jaket, topi, dan masker, Ganjar duduk di lantai dan bicara dengan pendemo yang diamankan polisi.
Ketika ditanya Ganjar, buruh yang diamankan mengaku ikut demonstrasi karena takut tidak diberi pesangon jika dia di-PHK. Sebelum meninggalkan lokasi, Ganjar mengatakan demonstrasi yang berakhir rusuh itu sebenarnya bisa dihindari jika mau mengedepankan komunikasi.
Ganjar juga prihatin karena ada siswa SMA dan SMK yang ikut terlibat demonstrasi.
"Ini anak-anak kita lebih baik kan diedukasi secara benar karena SMA/SMK ini kan tanggung jawab saya, tanggung jawab provinsi sehingga kalau anak-anak itu sebenarnya kita bisa memberikan fasilitas," kata Ganjar Pranowo.
Di samping itu, Ganjar juga menjelaskan sejak awal telah mendorong pemerintah pusat dan DPR RI untuk mengedukasi masyarakat tentang isi UU Cipta Kerja. Menurutnya, jika sejak awal hal ini dilakukan, maka kericuhan pun bisa dihindari.