Pengin Punya Istri Orang Jepang Berarti Harus Siap dengan Kondisi Finansial Juga Loh!

Pengin Punya Istri Orang Jepang Berarti Harus Siap dengan Kondisi Finansial Juga Loh!

#1 Harus siap lahir dan batin

#1 Harus siap lahir dan batin Kita harus siap lahir dan batin sebelum yakin menikah (pinterest.com)


Punya istri orang Jepang emang gak seindah yang dibayangkan. Sebagai cowok, kita bener-bener harus siap lahir dan batin. Persiapannya harus matang, mulai dari acara pernikahan hingga kehidupan setelah menikah.

Kalo kamu gak punya persiapan matang, hidup kamu bakal gawat gengs. Soalnya, kehidupan di Jepang sendiri lebih kejam dibanding di Indonesia. Apalagi soal biaya hidup.

Cewek-cewek Jepang beranggapan kalo menikah dengan cowok yang gak siap secara finansial berarti sama aja mempermalukan diri sendiri. Berarti kondisi finansial kita benar-benar harus sangat mendukung gengs. Apalagi hidup pasca menikah di Jepang sangat berat.

#2 Cowok bakal kerja keras banget!

#2 Cowok bakal kerja keras banget! Cowok bakal kerja keras banget! (pinterest.com)


Punya istri orang Jepang berarti kamu harus siap untuk kerja keras banget gengs! Soalnya, konsep suami dalam kepala orang Jepang adalah pencari nafkah. Ya, meski istri orang Jepang juga akan bekerja juga.

Kamu mesti tau bahwa hidup di Jepang tuh gak mudah dan gak murah! Jadi, meskipun suami istri udah kerja keras, bukan berarti segalanya bisa jadi lebih mudah.

Kalo suami kerja sendirian, dia bisa babak belur. Kalo cuma istri doang yang kerja, kamu bisa kena omelan terus setiap waktu. Kalo dua-duanya bekerja, bakal jarang banget punya quality time gengs. Serba salah.

Buat gambaran aja nih. Gaji kerja di Jepang sebenernya lumayan tinggi sih. Gaji kerja di Jepang untuk pekerjaan mengasuh atau merawat lansia misalnya, mencapai 100-200 ribu yen per bulan. Itu sekitar Rp13-26 jutaan gengs.

Sementara berdasarkan survei, beberapa cewek Jepang pengin punya suami dengan rata-rata gaji per tahun mencapai Rp800 jutaan. Kerja keras banget gengs buat menikah dan punya istri orang Jepang.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"