Tigor Otadan meramal tahun ini akan banyak orang yang berdusta dan penuh kemurkaan. Namun, banyak yang diberikan kesempatan bertahan hidup sampai sekarang ini.
"Cuma kitanya masih diberi kesempatan untuk hidup atau tidak, sekarang umur kita berapa. Nggak ngerti 25 tahun lagi. Nggak ngerti 35 tahun lagi, kalau terjebak di masa seperti ini tanpa kita tahu harus ngapain, percuma," ungkapnya.
Tigor Otadan pun menerawang jika masyarakat tak pernah melihat masa kejayaan pasca zaman angkara.
"Tapi yang harus kita lakuin apa, untuk kita lakukan masa ini, kalau kita menuruti ini kita nggak akan pernah selesai, mau ndak mau kita harus tahu," tambahnya.
Jadi maksudnya, kita hidup di zaman yang serba canggih. Semua bisa kita lakukan, tapi jangan menjadikan kita sebagai manusia yang nggak punya tujuan dan nggak tau apa yang kita cari. Sebab, kita nggak tau kan, dikasih kesempatan hidup sampai usia berapa.