Pada Selasa (28/2/2023) lalu, kemacetan parah selama 22 jam terjadi di jalan nasional, Batanghari, Jambi. Akibatnya, banyak mobil hingga truk yang tak bisa bergerak sama sekali di jalan sepanjang 15 kilometer.
Kemacetan yang mulai terjadi pukul 10.00 WIB ini berlangsung sangat lama, dan merugikan banyak pihak.
Para sopir misalnya, mereka mengaku mengalami banyak kerugian akibat kemacetan ini. Salah seorang sopir, bernama Doni mengaku rugi banyak karena sebagian besar ikan yang dibawanya telah mati. Padahal ia ingin membawa ikan itu ke Pasar Angsoduo Jambi. Diketahui, harga ikan mati jauh berbeda dengan harga ikan segar.
Seorang sopir truk yang membawa perabot rumah tangga juga mengeluh karena terjebak macet selama 15 jam.
"Dari sore kemarin, kami ini sudah terjebak kemacetan.
Kalau sudah begini ya bisanya cuma pasrah dan sabar," kata Setiawan.
Tak hanya sopir ikan dan perabut rumah tangga. Bahkan orang sakit di ambulans pun sampai meninggal karena tak segera mendapat pertolongan.