Meski Tidak Rasional, Kenapa Ya Banyak orang yang Masih Percaya Tahayul? Ini 3 Alasannya

Meski Tidak Rasional, Kenapa Ya Banyak orang yang Masih Percaya Tahayul? Ini 3 Alasannya
Ada beberapa alasan kenapa orang tetap percaya tahayul (freepik.com)

Contoh tahayul yang sering dipercaya orang-orang mulai dari membunyikan klakson sebanyak tiga kali jika melewati tempat tertentu. Contoh lainnya juga banyak, apalagi yang berkaitan dengan takut karena ketidaktahuan manusia.

Kedua, tahayul adalah cara kerja manusia untuk merasa mampu memahami, memprediksi, dan mengendalikan lingkungan yang tidak pasti di sekitarnya.

Karena itulah orang-orang yang banyak menghadapi ketidakpastian, stres, dan kecemasan memiliki peluang lebih tinggi untuk percaya tahayul daripada yang lain.

Ketiga, karena manusia mencari persamaan dalam pemahamannya tentang sebab dan akibat. 

Banyak orang percaya jika mengonsumsi tanaman tertentu bisa membuat dirinya panjang umur dan bahagia. Padahal, kesamaan antara dua hal itu tak berarti menjadi penyebab untuk hal lainnya.

Tapi tahayul gak selalu buruk kok (freepik.com)

Jadi, meski hampir semua tahayul tidak rasional, orang-orang terus melakukannya dengan cara tertentu. Karena kadang-kadang, piiran kita terhadap suatu tahayul telah memvalidasi keyakinan kita akan suatu hal.

Meski begitu, tahayul emang cukup menarik dan gak semuanya buruk sih gengs. Tahayul bisa baik kok dalam batas-batas tertentu.

Misalnya menggunakan pakaian yang kamu anggap "baju keberuntungan" saat wawancara kerja, dan lain sebagainya. Bisa aja kamu akan lebih percaya diri dan mendapatkan hasil yang terbaik.

Gimana, kamu termasuk orang yang percaya tahayul gak nih?



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"