Pengurus pemakaman Desa Janji, Arwin Pohan mengatakan, berdasarkan pengalamannya, kain kafan akan rusak setelah beberapa lama dikubur. Namun kain kapan Lebu sangat berbeda. “Menurut pengalaman itu udah hancur lah itu. Baru ini lah kejadian nampak kain kafan utuh,” tandas Arwin Pohan.
Terlepas dari itu, sampai saat ini belum ada penjelasan terkait fenomena kondisi jenazah utuh tersebut serta siapa sebenarnya sosok Lebu yang namanya tertulis di batu nisan dari makam yang ambles itu.