Pendiri komunitas pengawal ambulans atau IEA, Nova Widyatmoko, mengatakan komunitasnya sama sekali tak mendapatkan uang dari membantu ambulans.
"Kalau sekarang dari anggota sendiri, memang ini kan organisasi sosial jadi setiap anggota yang gabung ke sini ya sudah paham konsekuensinya," kata Nova, dikutip dari Detik.com.
Nova mengatakan biaya, waktu, dan tenaga sudah menjadi sesuatu yang memang direlakan oleh anggota komunitas pengawal ambulans. Setiap anggota harus siap keluar bensin, tenaga, dan pikiran masing-masing. Dan pengawalan ini bersifat sukarela.
Nova mengatakan motivasi utama orang-orang yang bergabung komunitas pengawal ambulans ini karena memang mereka berjiwa sosial tinggi. Ada pula yang memiliki pengalaman khusus dengan angkutan ambulans sehingga terpanggil untuk membantu.
IEA telah berdiri selama 3 tahun terakhir. Komunitas itu telah menjadi wadah bagi 2.000 sukarelawan yang siap memandu perjalanan ambulans menerabas kemacetan.