Kisah Tahanan Palestina yang Bisa Lolos dari Penjara Israel Hanya Berbekal Sendok Karatan

Kisah Tahanan Palestina yang Bisa Lolos dari Penjara Israel Hanya Berbekal Sendok Karatan
Penjara Israel (gatra.com)

Zubeidi adalah seorang pemimpin terkemuka di Brigade Martir Al-Aqsa, sebuah kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Fatah, selama pemberontakan Palestina kedua dari 2000-2005.

Kelompok ini telah terdaftar sebagai organisasi teroris oleh beberapa negara termasuk Israel, AS, Uni Eropa dan Selandia Baru, tetapi bukan Australia.

Empat tahanan lainnya menjalani hukuman seumur hidup, kata kelompok tahanan itu.

Lobang tahanan yang berhasil digali (aceh.tribunnews.com)

Pelarian itu terjadi tepat menjelang Tahun Baru Yahudi, ketika orang Israel berduyun-duyun ke utara untuk menikmati pantai, tempat perkemahan, dan Laut Galilea.

Para pejabat Israel mengatakan mereka telah memasang penghalang jalan dan sedang melakukan patroli di daerah tersebut.

# Keamanan Penjara Israel yang Kurang

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyebut pelarian itu sebagai "insiden serius" yang membutuhkan upaya maksimal oleh berbagai cabang keamanan Israel.

Dia mengatakan dia menerima pembaruan terus-menerus tentang pembobolan penjara.

Tidak ada instruksi bagi orang-orang untuk mengubah rutinitas mereka.

Orang-orang Palestina menganggap para tahanan yang lolos tersebut sebagai pahlawan perjuangan nasional mereka, dan banyak yang merayakan pelarian itu di media sosial.

Upaya untuk menangkap para tahanan kabur ini kemungkinan akan menarik perhatian pada koordinasi keamanan Otoritas Palestina (PA) dengan Israel, yang sangat tidak populer di kalangan warga Palestina.

Tidak ada komentar langsung dari PA, tetapi partai Fatah Presiden Palestina Mahmoud Abbas memuji pelarian itu, dengan akun Twitter resmi memposting gambar Zubeidi dan memuji apa yang disebutnya "terowongan kebebasan."

Wkwkwkwkwk, hebat juga nih para tahanan Palestina.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"