Jakarta Bolak Balik Jadi Kota Terpolusi di Dunia, Benarkah Bisa Ngaruh ke Ukuran Penis Warga Laki-Lakinya?

Jakarta Bolak Balik Jadi Kota Terpolusi di Dunia, Benarkah Bisa Ngaruh ke Ukuran Penis Warga Laki-Lakinya?

Ilmuwan lingkungan telah mengingatkan selama bertahun-tahun bahwa polusi dapat berdampak pada semua aspek kesehatan. 

Informasi terbaru dari sebuah buku baru memiliki peringatan bahwa bahan kimia industri membuat penis menyusut—dan memengaruhi kesuburan. 

Seorang profesor kedokteran lingkungan dan kesehatan masyarakat di Sekolah Kedokteran Icahn di Gunung Sinai di New York City, Dr. Swan, telah bekerja selama lebih dari 25 tahun untuk mencoba memahami dampak bahan kimia terhadap lingkungan dan kesehatan kita, mengatakan penis bisa menyusut karena polusi. Ia kemudian menuangkan hasil penelitiannya dalam sebuah buku berjudul "Count Down: How Our Modern World Is Threatening Sperm Counts, Altering Male and Female Reproductive Development, and Imperiling the Future of the Human Race".

Buku "Count Down: How Our Modern World Is Threatening Sperm Counts, Altering Male and Female Reproductive Development, and Imperiling the Future of the Human Race" (readings.com.au)

"Saya telah berbicara dengan para ilmuwan dan organisasi ilmiah dan menerbitkan penelitian tentang efek kesehatan lingkungan dan reproduksi ini selama bertahun-tahun," kata Dr. Swan kepada Health. 

"Tujuan saya dengan buku ini adalah untuk menjangkau sebanyak mungkin orang dan membawa perhatian mereka pada krisis kesehatan reproduksi saat ini serta bahan kimia di lingkungan kita dan faktor gaya hidup yang mendorong perubahan ini."



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"