Guru Cukur Rambut Siswa Bisa Dipidana? Guru Ini Punya Cara Unik Rapikan Rambut Siswa yang Sudah Panjang

Guru Cukur Rambut Siswa Bisa Dipidana? Guru Ini Punya Cara Unik Rapikan Rambut Siswa yang Sudah Panjang

Banyak siswa tingkat SMA yang sengaja memanjangkan rambut meski sudah dilarang pihak sekolah. Ada guru  yang putuskan potong rambut  siswa di sekolah demi rapikan rambut siswanya. Namun kondisi itu sempat membuat orangtua tidak terima bila ada guru yang berani mencukur rambut siswa di sekolah.

Pernah terjadi di tahun 2016 ketika orangtua siswa tidak terima anaknya dipotong rambut oleh guru. Guru yang memotong rambut siswa disekolah dianggap masuk dalam bentuk kekerasan kepada anak. Makanya guru dan pihak sekolah disarankan untuk tidak langsung mencukur rambut siswanya, melainkan ada pemberitahuan atau teguran lebih dulu.

Kabarnya sempat ada informasi yang mengatakan jika mencukur rambut siswa bagian dari kekerasan kepada anak, tentu guru yang melakukan hal tersebut bisa saja dipidana karena diduga telah melanggar aturan terkait hal tersebut.

Guru Ini Punya Cara Unik Rapikan Rambut Siswa yang Sudah Panjang (Helo)

Seoran guru SMA di salah satu sekolah ini memiliki cara unik dalam merapikan rambut siswa laki-laki yang sudah panjang. Dilansir dari Helo, guru itu menguncir beberapa bagian rambut siswanya yang terlihat panjang. Ia nampaknya memanggil murid yang rambutnya panjang satu per satu ke depan kelas.

Kemudian si anak jongkok dan si guru menguncir rambut siswanya. Dalam video itu nampak ada beberapa murid yang rambutnya dikuncir oleh guru tersebut. “Ibu gurunya krenz, cara  negur siswa  nya yang udah gondrong rambutnya,” tulis caption pada video tersebut.

Bukannya marah atau kesal, sepertinya siswa-siswa yang rambutnya dikuncir itu malah tertawa dan terhibur dengan sikap guru mereka. Memang rambut yang dikuncir merupakan peringatan supaya para siswa itu bisa merapikan rambut sendiri dengan potong rambut di luar sekolah.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"