Nggak hanya tumbuhan, hewan-hewan endemik juga banyak ditemukan di Socotra. Misalnya Socotra Sunbird Nectarinia Balfouri, Socotra Starling Onychognathus Frater, Grosbeak Socotra Rhynchostruthus Socotranus, dan Socotra Sparrow Passer Insularis.
Ada juga hewan seperti burung, siput, dan laba-laba dari spesies langka. Kira-kira ada 90 jenis reptil dan 192 burung yang hiduo di pulau tersebut. Di lautnya, ada 730 jenis ikan, 253 jenis terumbu karang, dan ada udang, kepiting, serta lobster.
Dengan kekayaan alam yang begitu besar, wajar kalau pulau ini udah diakui UNESCO. Pada tahun 2008, Socotra resmi jadi situs warisan alam dunia dan diberikan perlindungan ekstra. Jadi di pulau ini nggak boleh ada pembangunan fasilitas wisata kayak hotel, restoran, dan bangunan lain.
Terkesan misterius dan penuh keanehan, pulau ini ternyata memiliki penduduk lho. Ada sekitar 40 ribu jiwa yang tinggal di Socotra. Namun, ya sama-sama aneh sih! Soalnya masyarakat di sana pun hidup kayak zaman dulu banget. Mereka sama sekali nggak tersentuh peradaban dan kehidupan yang lebih modern.
Orang-orang di sana masih memegang teguh adat-istiadat kayak ribuan tahun lalu, dan masih berdagang dengan sistem barter. Super unik ya? Kebayang nggak sih gimana hidup di zaman sekarang tapi semuanya masih kayak ribuan tahun lalu?