Bubble Tea Jadi Sesajen di Kuil Thailand, Viral Deh~

Bubble Tea Jadi Sesajen di Kuil Thailand, Viral Deh~

Bubble tea jadi sesajen di kuil di Thailand. Terus ... viral deh.

Kalian pernah minum bubble tea lah ya pasti? Asik kan tuh, seger gitu kalo diminum siang-siang. Apalagi kalo cuaca lagi panas-panasnya.

Yak, minuman teh gelembung yang trendi abis ini jadi sorotan netizen gengs. Kenapa? Di Thailand, bubble tea jadi sesajen yang diletakkan di sebuah kuil gitu gengs.

Jejeran bubble tea di sebuah kuil di Thailand (Twitter @Payunbud)

Minuman ringan ini tampak bertengger di altar sebuah kuil. Di foto terlihat beberapa gelas minuman bubble tea yang tentu saja bukan minuman sisa. Apalagi sampah.

Minuman itu diletakkan di samping bunga-bunga untuk sajen. Bubble tea itu berjajaran dengan karangan bunga, makanan tradisional, serta buah-buahan yang umumnya diletakkan sebagaimana mestinya.

Ya, minuman trendi ini jadi sesajen di sana (newshub.co.nz)

Bubble tea yang jadi sesajen di kuil ini jadi viral setelah seorang blogger makanan Payunbud membagikan ceritanya di laman Facebook-nya. Cerita itu dilengkapi dengan sebuah foto yang menampilkan jajaran gelas bubble tea penuh tadi gengs.

Foto yang diunggah pada pekan lalu itu mendapat beragam respons hingga akhirnya viral. Postingan Payunbud itu mendapat lebih dari 5 ribu komentar. Bahkan telah dibagikan hingga 8.600 kali loh.

Ada juga yang begini gengs, unik juga ya~ (Twitter @pare_bbc)

Di Twitter Payunbud, ada juga lho netizen Thailand dengan akun @pare_bbc, membagikan foto sesajen lebih unik. Ada bucket KFC lengkap dengan minuman bersodanya gengs.

Buat warga Thailand yang mayoritas memeluk ajaran Buddha, hal ini wajar. Negara dengan populasi yang sekitar 93 persennya menganut ajaran Buddha itu akan memberikan persembahan makanan sebagai cara mereka untuk terhubung dengan "dunia lain".

Orang-orang yang berdoa akan memberikan makanan atau minuman. Termasuk minuman bubble tea itu. Hal itu juga ditujukan sebagai ucapan syukur mereka setelah permohonan mereka dikabulkan.

Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"