Semasa berdinas di TNI, ketua komunitas Harley ini ternyata pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Selain itu, sejumlah jabatan penting juga pernah diemban oleh Djamari Chaniago. Mulai dari Wakil Kasad hingga jadi Kepala Staf Umum TNI. Pada 2015, Djamari juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Semen Padang.
Kariernya yang cemerlang juga membuat hidupnya sejahtera dan bergelimang harta. Hal ini juga terlihat dari data harta kekayaannya yang dilaporkan kepada negara melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan Laporan Harta kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN), saat menjadi Kepala Staf Umum TNI tahun 2002 lalu, Djamari Chaniago memiliki harta kekayaan mencapai Rp3,2 miliar dan 46.689 dollar AS.
Dari angka itu, aset terbesar yang dimilikinya adalah tanah dan bangunan Rp1,5 miliar. Djamari juga memiliki koleksi kendaraan di dalam garasinya yang bikin melongo. Beberapa di antaranya adalah dua unit motor Harley-Davidson yang diduga bukan model sembarangan.
Dua unit moge bikinan AS itu adalah edisi klasik yang diproduksi tahun 1999. Namun, harga yang dicantumkan terbilang murah. Satu unit Harley-Davidson itu ditaksir mencapai Rp90 juta. Satu unit sepeda motornya lagi senilai Rp80,5 juta.
Setelah ditelusuri di situs jual-beli online, moge milik Djamari Chaniago itu adalah Harley-Davidson Ultra Classic keluaran tahun 1999. Harganya masih Rp300 jutaan dengan status surat-surat lengkap. Sementara yang satunya adalah Harley-Davidson Ultra Glide tahun 1999 yang dilego Rp215 juta.
Selain moge langka yang supermahal itu, mantan Pangkostrad yang kini jadi Ketua Klub Harley itu juga memiliki 4 unit mobil seperti BMW, Landrover, Kia, dan Mitsubishi.