Aneh! Dua Remaja di Vietnam Sama-sama Punya 12 Jari Tangan dan 14 Jari Kaki, Kok Bisa?

Aneh! Dua Remaja di Vietnam Sama-sama Punya 12 Jari Tangan dan 14 Jari Kaki, Kok Bisa?

Aneh deh ... dua remaja asal Vietnam ini sama-sama punya kelebihan dalam tubuh mereka. Mereka berdua adalah Ho Cao yang kini berusia 22 tahun, dan saudaranya Ho Pock yang kini berusia 15 tahun.

Kedua remaja ini pernah jadi pemberitaan media karena mereka sama-sama punya 12 jari tangan dan 14 jari kaki. Ho Cao dan Ho Pock sama-sama memiliki tujuh jari kaki dan enam jari tangan. Wow! 

Hal ini tentu berbeda dengan jari tangan dan kaki yang dimiliki orang secara umum. Masing-masing berjumlah 10 jari. 

Ho Cao dan Ho Pock (giadinh.net.vn)

Baik tangan dan kaki, yang kiri dan yang kanan, umumnya sih masing-masing 5 jari ya. Terus, kenapa bisa begini?

Dua remaja yang memiliki kelebihan jari tangan dan kaki ini tinggal di Provinisi Quang Binh, Vietnam. Mereka diketahui lahir dan memiliki keluarga yang mengalami kelainan genetik bawaan.

Keluarga Ho bersaudara ini tinggal di sebuah rumah kecil di ujung desa. Kepala desa setempat, Cao Xuan Xiem pun membenarkan kabar ini.

Karena kelebihan jari tangan dan kaki, Ho Cao maupun Ho Pock juga sama-sama gak pernah pake alas kaki. Sepatu atau sandal, gak ada yang cocok buat kondisi kaki mereka.

Ho Cao mengatakan bahwa dia dan ketiga saudaranya berjenis kelamin laki-laki. Dan mereka semua punya ciri fisik yang hampir sama. Namun dari keempat bersaudara itu, cuma anak yang kedua aja yang kondisi fisiknya normal.

Mereka punya kelebihan jari tangan dan kaki (giadinh.net.vn)

Kelainan genetik ini kabarnya diturunkan dari neneknya, Ho Thi K. Nenek mereka telah berusia lebih dari 90 tahun. Sementara ibu dari Ho bersaudara ini juga punya kelainan genetik tersebut. Namun, ibunya sudah meninggal dunia.

"Ketika saya lahir, saya tidak tau kenapa. Nenek dan ibu saya sama kondisinya. Sejak kecil kami tidak memakai sepatu karena tidak ada ukuran yang pas," kata Ho Cao.

Karena sehari-hari hidup tanpa alas kaki, Ho Cao, Ho Pock, dan saudaranya pun jadi kesulitan untuk melakukan aktivitas. Mereka harus rela menahan rasa sakit saat tanaman-tanaman kasar menyentuh kulit kaki mereka selama bekerja di hutan.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"