Akhirnya Terjawab! Sebab Orang China, Jepang, dan Korea Matanya Sipit

Akhirnya Terjawab! Sebab Orang China, Jepang, dan Korea Matanya Sipit

Sama-sama berada di kawasan Asia Timur, orang China , Jepang , dan Korea  memiliki wajah yang serupa. Apalagi ditambah kedua mata mereka berbentuk sipit. Lalu apa yang membuat bentuk mata orang China, Jepang, dan Korea sipit? Ternyata hal itu ada kaitannya dengan bentuk mata yang berbeda dengan orang Asia lainnya.

Mayoritas orang Asia Timur memiliki lipatan epikants di bagian mata. Lipatan itu adalah lapisan kulit yang menutupi kelopak mata pada bagian atas. Lipatan itu bisa menutupi sudut dalam mata atau media canthus. Lipatan itu yang menyebabkan mata orang China, Jepang, dan Korea jadi sipit.

Dilansir dari Quora seorang antropolog bernama Dr. Frank Poirier asal Amerika Serikat mengatakan bahwa mata sipit orang di Asia Timur tersebut tidak hanya soal kelopak bagian mata saja, karena ada faktor lain yakni adaptasi di kawasan tropis atau kutub utara, sebagai pelindung mata dari radiasi ultraviolet atau sebagai selimut dalam iklim yang dingin.

Akhirnya Terjawab, Sebab Orang China, Jepang, dan Korea Matanya Sipit (BBC)


Memang ada saja bangsa lain di dunia yang bermata sipit, meskipun jumlahnya tidak sebanyak orang di wilayah Asia Timur, dan sebagian Asia Tenggara juga ada yang bermata sipit, seperti penduduk yang tinggal di Thailand, Vietnam, Laos, atau Myanmar, meski kulit mereka tak seputih orang Asia Timur.

Karena sama-sama bermata sipit, banyak yang merasa sulit membedakan mana orang China, Jepang, dan Korea. Padahal sebenarnya jika teliti bisa kok membedakan ketiganya. Misalnya saat dilihat lebih dekat, orang Jepang, China, dan Korea memiliki perbedaan.

Seperti perbedaan dalam bagian wajah mereka. Orang Jepang bisanya bentuk wajahnya lebih panjang dan lebar, sedangkan wajah orang Korea berciri khas dengan rahang yang menonjol dan tulang pipi yang tinggi. Sementara wajah orang China bentuknya lebih bulat.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"