Dear Millenials, WHO Peringatkan Kalian Batasi Kebiasaan Gunakan Alat Pemutar Audio!

Dear Millenials, WHO Peringatkan Kalian Batasi Kebiasaan Gunakan Alat Pemutar Audio!
Semua orang sekarang pake alat ini kayaknya (digitaltrends.com)

"Kami mengusulkan fitur tertentu seperti pengurangan volume otomatis sehingga ketika seseorang melampuai batas suara, perangkat akan secara otomatis mengurangi volume ke tingkat yang tidak membahayakan telinga," tegas Chanda.

Chanda menjelaskan bahwa pihaknya berupaya agar pengguna dapat mengambil pilihan yang tepat saat mendengarkan audio. Kalo nggak, berarti kalian rela mengalami risiko gangguan pendengaran dan tinitus di masa depan.

Padahal, gangguan pendengaran tuh masalah serius lho (the-house.com)

Dalam hal ini, Uni Eropa menjadi satu-satunya wilayah yang mengatur batas penggunaan perangkat audio antara 85 hingga maksimum 100 desibel.

WHO memantau tingkat suara di tempat ramai seperti klub malam dan arena olahraga. Sebenarnya, tempat-tempat itu punya aturan masing-masin, tapi tidak dipraktikkan secara luas.

Ya, mulailah batasi penggunaan alat pemutar audio (eharmony.co.uk)

"Apa yang kami (WHO) kerjakan saat ini adalah mengembangkan kerangka pengaturan volume audio di tempat seperti restoran, bar, area konder, dan kelas kebugaran di mana kerap memutara audio dengan suara tinggi dan untuk waktu yang lama," jelas Chanda.

Jadi ... kalo kalian pengin punya pendengaran yang sehat hingga kalian tua nanti, mulailah untuk batasi penggunaan alat pemutar audio. Kurang-kurangin lah gitu. Oke gengs.



Facebook Conversations


"Berita ini adalah kiriman dari pengguna, isi dari berita ini merupakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna"